Berita

Delegasi Universitas PBB mengunjungi depo penyimpanan makanan di Banur./Kedubes India

Dunia

Delegasi IPB ke India Pelajari Ketahanan Pangan dan Makan Siang Gratis

SELASA, 25 JUNI 2024 | 11:59 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Delegasi Universitas IPB baru-baru ini mengunjungi India untuk membina kerja sama bilateral dan pertukaran keahlian di sektor pertanian, ketahanan pangan, distribusi pangan, dan program makan siang gratis. India merupakan negara yang sejak lama mempraktikkan program yang ditujukan untuk menyediakan makanan berkualitas kepada siswa sekolah.

Delegasi yang dipimpin Prof. Dr. Ir. Rachmat Pambudy itu berada di India dari tanggal 17 hingga 20 Juni lalu.

Sebelumnya, pada bulan April lalu kunjungan serupa juga dilakukan delegasi yang dipimpin Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Mochammad Firman Hidayat.


Dalam keterangan yang diterima dari Kedutaan Besar India di Jakarta delegasi IPB bertemu dengan Departemen Pangan dan Distribusi Publik, Kementerian Urusan Konsumen, Pangan dan Distribusi Publik, serta bertukar wawasan mengenai ketahanan pangan dan strategi distribusi di masing-masing negara.

Selanjutnya, delegasi bertemu Ashok K. Meena, Ketua dan Direktur Pelaksana, Food Corporation of India (FCI), dan melakukan kunjungan lapangan ke fasilitas FCI di Delhi. FCI didirikan pada tahun 1965, berdasarkan UU Perusahaan Pangan tahun 1964 untuk melaksanakan tujuan Kebijakan Pangan Nasional. Ini adalah salah satu perusahaan manajemen rantai pasokan terbesar di Asia.

Delegasi juga bertemu dengan Alliance World dan juga mengunjungi Gojek, perusahaan teknologi Indonesia di Gurugram.

Kunjungan di Chandigarh meliputi tur ke Kantor Wilayah FCI dan Depo Penyimpanan Makanan di Banur, dimana delegasi berinteraksi dengan petugas FCI dan mengamati operasional depo.

Mereka juga mengunjungi Rajpura Kisan Mandi (Pasar Grosir Petani) untuk memahami operasionalnya dan mendapatkan informasi tentang landasan dasar Sistem Penyimpanan dan Distribusi Makanan India.

Dari Chandigarh, delegasi melanjutkan ke Bangalore untuk mempelajari lebih jauh mengenai logistik dan operasional Skema Makan Siang India, di mana tur kerja ke fasilitas dapur Akshaya Patra diselenggarakan.

Akshaya Patra, sebuah organisasi nirlaba, adalah mitra terbesar Pemerintah India dalam menjalankan Skema Makan Siang. Tim mengunjungi Dapur Terpusat dan mengakhiri pertemuan dengan pimpinan senior Yayasan untuk membahas logistik dan peningkatan nilai gizi.

Kunjungan ini menggarisbawahi komitmen kedua negara untuk meningkatkan kerja sama sektor sosial dengan memanfaatkan kekuatan bersama untuk kemajuan bersama.


Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya