Berita

Ketua Badan Anggaran DPR RI Said Abdullah/RMOL

Politik

DPR Sebut Program Makan Bergizi Gratis Rp71 T Realistis

SELASA, 25 JUNI 2024 | 11:48 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

.Pemerintah melalui Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Keuangan Sri Mulyani menyetujui anggaran Program Makan Bergizi Gratis pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka sebesar Rp71 triliun akan digelontorkan secara bertahap pada 2025.

Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah menilai alokasi anggaran yang diberikan tersebut sesuai harapan politikus Senayan.

"(Anggaran) makan bergizi gratis sebesar Rp71 triliun sebenarnya itu menjadi harapan Banggar, jujur saja," kata Said Abdullah saat ditemui di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (25/6).


Menurutnya, angka Rp71 triliun tersebut realistis. Sebab sebelumnya sempat diajukan anggaran Rp430 triliun.

"Saya yakin Bapak Prabowo pun akan menghitung secara cermat tentang fiskal kita," kata Said.

Anggaran Program Makan Bergizi Gratis untuk anak-anak itu akan masuk dalam Rancangan APBN 2025 yang akan dibacakan langsung oleh Presiden Joko Widodo dalam sidang tahunan.

"Sehingga di APBN 2025 nanti di dalam nota keuangan pengantar Bapak Presiden tanggal 16 Agustus, Rp71 triliun itu sudah masuk di dalam belanja pusat," kata Said.

Selanjutnya, menurut Said, angaran Program Makan Bergizi Gratis tersebut akan ditaruh di pos pos kementerian mana.

"Apakah Kemensos, apakah Kementerian Pendidikan, atau Kementerian Kesehatan, itu kewenangan pemerintah," tutup Said.



Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya