Berita

Politikus PKS Ledia Hanifa Amaliah/RMOL

Politik

Legislator Fraksi PKS Bersyukur DPR Raih Citra Positif

SENIN, 24 JUNI 2024 | 02:45 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Anggota Komisi X DPR RI Ledia Hanifa Amaliah mengaku bersyukur atas hasil survei Litbang Kompas terkait kenaikan tren citra positif DPR yang signifikan dari publik.

Hal itu tercermin dari Survei Kepemimpinan Nasional yang dilakukan Litbang Kompas periode 27 Mei 2024-2 Juni 2024, yang melibatkan 28 Peneliti Litbang Kompas dan 274 orang tenaga lapangan di 38 provinsi.
 
“Alhamdulillah survei itu kan berdasarkan persepsi masyarakat secara umum. Meskipun kita tahu bahwa lumayan masih tetap ada orang-orang yang tidak puas dengan kinerja DPR. Namun, tetap saja yang menjadi kewajiban kita memberi tahu apa saja sih yang sudah dilakukan DPR,” ujar Ledia dalam keterangannya yang diterima redaksi, Minggu malam (23/6).
 

 
Lanjut dia, ada dua hal setidaknya yang perlu terus diperbaiki secara kinerja, yaitu terkait keterbukaan parlemen dan kinerja kehumasan.

Dia menegaskan perkara ada pihak yang masih tidak suka, itu hal lain.

“Tapi yang menjadi kewajiban DPR sebagai institusi, lebih membuka informasi apa saja sih sebetulnya yang sedang terjadi di DPR, kemudian meningkatkan partisipasi publik menyelesaikan UU dan persoalan lainnya,” jelas politikus Fraksi PKS ini.
 
Dengan memperbaiki dua hal tersebut, Ledia meyakini keterlibatan publik akan lebih meningkat.

“Dengan keterlibatan publik yang tinggi, maka mereka akan memahami bagaimana sebenarnya proses bekerjanya DPR itu sendiri, baik dari sisi pengawasan, legislasi, penganggaran, maupun fungsi diplomasi,” ungkapnya.
 
“(Pelibatan masyarakat) itu menjadi bagian penting. Sehingga ketika orang paham proses ukuran kinerjanya bukan sekadar suka atau tidak, tapi lebih detail. Jadi ada feedback-nya gitu,” jelas perempuan yang telah menjadi Anggota DPR sejak tahun 2009 ini.
 
Untuk diketahui, kenaikan citra positif DPR ini merupakan yang tertinggi di antara tujuh lembaga negara lainnya yang disurvei oleh Litbang Kompas, dalam rentang sejak Desember 2023 (50 persen) ke Juni 2024 (62,6 persen). Artinya, terjadi kenaikan sekitar 12 persen, di mana capaian itu melebihi kenaikan TNI, Polri, DPD, MA, hingga Kejaksaan.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Korporasi Biang Kerok Karhutla Harus Dihukum Maksimal

Jumat, 30 Oktober 2026 | 10:32

Partisipasi Industri Lokal Menguat, 101 Calon Mitra PSEL Denera Lolos Seleksi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 10:31

IHSG Rontok 1,29 Persen, Rupiah Cerah ke Rp18.112 per Dolar AS

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:27

Bahlil Curiga Singapura Jual Lagi Pasokan Gas RI ke Luar Negeri

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:12

Harga Emas Antam Turun Lagi, Beli Sekarang?

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:01

Andrea Bocelli Harus Cabut Dukungan ke Israel jika Ingin Konser di Indonesia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:43

Pemerintah Jangan Tutup Mata atas Nasib PMI di Malaysia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:25

Indonesia dan Singapura Harus Kompak Bongkar Jejak Korporasi Karhutla

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:14

Kopdes Jangan Malah Jadi Pesaing UMKM

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:05

Jakarta Tak Kalah dari Singapura Gelar Konser Dunia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 07:40

Selengkapnya