Berita

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir/RMOL

Sepak Bola

Kalau Benar Ada Pemain Titipan di Tim U-16 Indonesia, Erick Thohir Akan Copot Pelatih

MINGGU, 23 JUNI 2024 | 06:17 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Isu ada pemain titipan di dalam skuad Tim U-16 Indonesia mendapat respons tegas dari Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. Kalau memang terbukti ada pemain titipan, Erick bakal memberi sanksi tegas berupa pencopotan pelatih.

"Saya pastikan kalau ada pemain titipan saya akan intervensi, pelatihnya saya copot," tegas Erick Thohir di Bali United Training Center, Gianyar, Sabtu (22/6).

Erick juga menegaskan bahwa komposisi pemain yang dipanggil untuk membela Merah Putih sudah sesuai dengan standar yang ditentukan.


"Saya rasa membangun timnas tidak mungkin yang namanya Marselino pemain titipan atau Thom Haye pemain titipan. Kami selalu menekankan semua pemain yang dipilih untuk tim nasional itu ada tolok ukurnya, ada standardisasi kualitasnya, lalu review dalam latihan dan lain-lain," papar Menteri BUMN itu.

Sehingga Erick kembali menegaskan, di Tim U-16 Indonesia tidak ada satu pun pemain titipan. Seluruh pemain dipilih sesuai kemampuan yang dimiliki.

"Jadi kami pastikan pemain (tim) U-16 disortir dari sekian banyak sehingga menjadi 26 dan menjadi 23 (pemain)," ucap mantan Presiden Inter Milan itu.

Menurut Erick, kualitas pemain muda yang dipanggil membela Merah Putih terbukti kala menang 3-0 atas Singapura di penyisihan grup, Jumat malam (21/6). Dia lantas mencontohkan Fabio Azka Irawan yang digadang-gadang menjadi penerus Arhan Pratama yang memiliki kekuatan lemparan ke dalam.

"Saya lihat yang kualitas standarnya sama bukan nomor 5, Becker, saja menonjol. Tapi kita bisa lihat nomor 14, Fabio, juga menonjol. Bahkan sudah viral sekarang pengganti Arhan," tandas Erick.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya