Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Rupiah Ditutup ke Rp16.365 per Dolar AS Usai Rilis Data Neraca Perdagangan

RABU, 19 JUNI 2024 | 18:17 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Nilai tukar (kurs) mata uang rupiah terpantau kembali menguat pada penutupan perdagangan Rabu (19/6) atau usai rilis neraca dagang Indonesia yang kembali surplus.

Mata uang tersebut ditutup ke level Rp16.365 per dolar AS, menguat 47 poin atau 0,29 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Sementara itu, mayoritas mata uang di kawasan Asia lainnya kembali bergerak bervariasi sore ini. Seperti Dolar Singapura yang menguat 0,03 persen, yen Jepang melesat 0,07 persen, dan dolar Hong Kong plus 0,01 persen pada hari ini.


Sedangkan peso Filipina anjlok 0,21 persen, yuan China melemah 0,04 persen, baht Thailand minus 0,05 persen, dan won Korea Selatan ikut minug 0,03 persen.

Selain itu, mayoritas mata uang negara maju bergerak di zona hijau. Seperti Poundsterling Inggris yang menguat 0,17 persen, euro Eropa plus 0,01 persen, dolar Kanada 0,01 persen.

Sementara dolar Australia menguat 0,26 persen, dan franc Swiss menguat 0,01 persen.

Penguatan rupiah yang kini turun di bawah Rp16.400 per dolar AS ini terjadi usai ditopang dengan rilis data neraca perdagangan bulan Mei 2024 sebesar 2,93 miliar dolar AS (Rp47 triliun).

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca dagang ini kembali melanjutkan tren surplusnya selama lebih dari empat tahun terakhir ini, dengan surplus 49 bulan berturut-turut.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya