Berita

Herman Deru dan Cik Ujang saat menerima rekomendasi untuk maju Pemilihan Gubernur Sumsel dari Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono/Net

Politik

Sejumlah PR Membayangi Upaya Herman Deru-Cik Ujang Menangkan Pilgub Sumsel

RABU, 19 JUNI 2024 | 13:42 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Duet bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru-Cik Ujang, dianggap masih punya pekerjaan rumah (PR) untuk bisa menang pada Pilkada serentak 2024.

Pengamat politik Citra Institute Efriza menuturkan, Herman Deru-Cik Ujang memang memiliki modal elektoral yang cukup kuat.

"Posisi pasangan ini jelas terhubung karena perpaduan dari dua tokoh yang telah bekerja sebagai eksekutif daerah di satu wilayah," ujar Efriza kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (19/6).


Herman Deru merupakan petahana Gubernur Sumsel periode 2018-2023, dan Cik Ujang menjabat Bupati Lahat periode 2018-2023.

Namun, Efriza memandang perpaduan Herman Deru-Cik Ujang tidak bisa hanya mengandalkan kinerja mereka dalam memerintah di daerah.

"Tinggal bagaimana pasangan ini melakukan upaya kampanye politik dengan visi-misi dan kinerja, itu dikuatkan dalam persepsi masyarakat," papar Efriza.

"Karena secara modal politik, dukungan partai sudah amat memenuhi. Sedangkan secara elektabilitas personal amat tinggi," tambahnya.

Sejauh ini Herman Deru-Cik Ujang telah mengantongi dukungan lebih dari syarat minimal untuk maju Pilgub Sumsel melalui jalur partai politik.

Pasangan ini telah mendapatkan rekomendasi resmi dari Partai Nasdem, Demokrat, dan PKS, yang total memiliki 25 kursi di DPRD Sumsel. Atau sepertiga dari total 75 kursi yang ada. 

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya