Berita

Kevin Diks/Net

Sepak Bola

PSSI Proses Naturalisasi Kevin Diks dan Ole Romeny

SELASA, 18 JUNI 2024 | 10:46 WIB | LAPORAN: ACHMAD RIZAL

PSSI tengah berburu pemain-pemain keturunan agar Timnas Indonesia semakin kuat di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Selain Kevin Diks dan Ole Romeny yang masuk radar PSSI untuk naturalisasi, ada dua nama lagi yang saat ini sedang dibidik, Million Manhoef dan Jairo Riedewald.

Million Manhoef saat ini memperkuat klub asal Inggris, Stoke City. Pemain berposisi sayap itu masih aktif membela Timnas U-21 Belanda.


Sedangkan Jairo Riedewald bermain untuk klub asal Inggris, Crystal Palace. Pemain usia 27 tahun itu bisa menambah kuat lini tengah Timnas Indonesia.

Kabar itu disampaikan pengamat sepak bola Indonesia, Ronny Pangemanan, lewat akun YouTube Bung Ropan, dikutip Selasa (18/6).

"Mungkin akan ada nama lain selain Kevin Diks dan Ole Romeny. Ya bisa dibilang ada tiga sampai empat pemain lagi," kata Ronny.

Dia belum tahu pasti dua pemain tambahan itu, tapi saat ini yang ia tahu cuma Kevin Diks dan Ole Romeny.

Ronny menyebut informasi itu diterima dari Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. PSSI saat ini sedang memproses Kevin Diks dan Ole Romeny.

"Saya sudah mencoba menanyakan dua nama baru, ternyata sedang diusahakan PSSI."

Sejauh ini sudah 12 pemain keturunan memperkuat Tim Merah Putih, yakni Elkan Baggott, Jordi Amat, Sandy Walsh, Shayne Pattynama, Rafael Struick, Ivar Jenner, Justin Hubner, Nathan Tjoe-A-On, Jay Idzes, Thom Haye, Ragnar Oratmangoen, dan Calvin Verdonk.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya