Berita

Duet Dembele-Mbappe berpotensi membuat pertahanan Austria berkeringat lebih banyak/Net

Sepak Bola

Preview Austria Vs Prancis: Dilarang Terlalu Pede

SENIN, 17 JUNI 2024 | 19:15 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Berada di grup keras membuat Prancis maupun Austria yang akan berhadapan di Düsseldorf Arena, Selasa dinihari (18/6) pukul 02.00 WIB nanti tak punya pilihan selain mendapatkan poin. Gagal meraih poin, seperti yang dialami Polandia saat menghadapi Belanda pada Minggu malam kemarin (16/6), akan membuat langkah mereka lebih berat menuju babak selanjutnya.

Namun harus diakui, Prancis lebih banyak diunggulkan dalam laga ini. Kehadiran trio penyerang tajam -Dembélé, Thuram, Mbappé- jadi salah satu alasan kenapa Prancis lebih diunggulkan. Ditambah lagi sederet pemain bintang lain yang memperkuat runner up Piala Dunia 2022 itu.

Toh Austria punya performa cukup menawan sejak melakoni kualifikasi Piala Eropa 2024. Mereka hanya beda 1 poin saja dari Belgia yang sukses menjadi juara grup. Ini menunjukkan bahwa negara berbahasa Jerman itu tak bisa dipandang sebelah mata oleh Prancis yang penuh bintang.


Terlebih lagi, Austria tak pernah kalah dalam 5 laga internasional terakhir mereka. Meraih 5 kemenangan dan hanya 1 kali seri.

Sementara performa Prancis justru naik turun. Meraih 2 kali menang, 2 kali imbang, dan sekali kalah dalam 5 laga terakhir mereka.

Satu hal lain yang harus diwaspadai Prancis adalah status Austria sebagai Kuda Hitam. Artinya, pasukan besutan Ralf Rangnick ini akan tampil nothing to lose, yang justru bisa membuat Prancis kehilangan fokus di tengah pertandingan.

Selain itu, Austria juga punya gaya bermain dengan pressing ketat. Satu hal yang harus dicari pemecahannya oleh pelatih Les Bleus, Didier Deschamps, kalau ingin skuad asuhannya meraih poin penuh.

"Kami telah mengobservasi empat laga terakhir Austria. Di mana seluruh pertandingan tersebut berlangsung dengan intensitas tinggi. Dan mereka bermain baik sesuai gaya bermain. Ini adalah pertandingan pertama dan kami harus fokus," ucap Deschamps, dikutip dari laman resmi UEFA, Senin (17/6).

Pelatih Austria, Ralf Ragnick, menyadari tim yang akan dihadapi bukan lawan yang mudah. Bahkan jadi salah satu favorit juara. Terlebih, Les Bleus punya deretan penyerang tajam yang bisa membuat barisan pertahanan Austria bekerja sangat keras.

"Kami harus bermain di level terbaik kami. Penting bagi kami untuk berani dan yakin terhadap kekuatan kami sendiri," kata Ragnick.

Kesuksesan menembus fase knock out untuk pertama kali pada Piala Eropa 2020 memicu semangat Austria untuk membuktikan bahwa mereka pantas berada di jajaran elite tim-tim Eropa.

Bagi Prancis, memenangkan laga melawan Austria akan bisa menghapus kekecewaan saat disingkirkan oleh negara tetangga Austria, Swiss, di babak 16 besar Piala Eropa 2020.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya