Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Pertumbuhan Ekonomi RI di Kuartal I 2024 Ditopang Pemilu dan Idulfitri

SENIN, 17 JUNI 2024 | 17:43 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Mayoritas pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I 2024 didukung oleh konsumsi domestik yang meningkat karena adanya Pemilu dan Idulfitri.

Hal tersebut diungkapkan dalam riset Oxford Economics yang digagas oleh Institute of Chartered Accountants in England and Wales (ICAEW) yang menyoroti pertumbuhan ekonomi di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

ICAEW Head of indonesia, Conny Siahaan, mengatakan bahwa perekonomian Asia Tenggara masih menunjukkan hasil pertumbuhan yang relatif kuat terutama di Indonesia dibandingkan dengan paruh keempat tahun lalu.


Dalam riset tersebut, pertumbuhan ekonomj Indonesia yang tercatat sebesar 5,1 persen di kuartal I 2024 itu terjadi karena adanya pengeluaran Pemilu di sektor publik dan adanya transaksi Ramadan dan Idulfitri.

Pertumbuhan tersebut jauh lebih tinggi sedikit dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnnya sebesar 5 persen pada awal 2023 lalu.

“Melalui riset ini, kami berharap setiap pihak yang terlibat dan berperan dalam menggerakkan roda ekonomi bisa memanfaatkan setiap peluang dan sekaligus mengambil langkah yang cermat untuk membantu menggerakkan pertumbuhan ASEAN ke arah yang lebih baik dan stabil di masa depan,” kata Conny dalam rilisnya, dikutip Senin (17/6).

Meski demikian, konsumsi rumah tangga ke depannya disinyalir akan mengalami kesulitan karena hambatan terkait kebijakan moneter, namun konsumsi tersebut diharapkan tetap menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Selain Indonesia, negara Asia Tenggara lainnya seperti Vietnam tercatat mengalami pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat sebesar 5,6 persen di kuartal I 2024, meski menurun dari periode tahun sebelumnya yang berhasil menyentuh pertumbuhan 6,7 persen.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya