Berita

Sapi kurban sumbangan Walikota Eri Cahyadi di DPD Golkar Surabaya/Istimewa

Politik

Walikota Surabaya Titipkan Sapi Kurban ke DPD Golkar

SENIN, 17 JUNI 2024 | 17:34 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Dalam momentum hari raya Iduladha 1445 Hijriah, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Surabaya menyembelih sebanyak 4 ekor sapi dan belasan ekor kambing.

Hewan kurban tersebut merupakan amanah dari beberapa kader Golkar, di antaranya anggota DPR RI yang juga Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Adies Kadir Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Jawa Timur yang juga Bendahara DPD Partai Golkar Jatim, Blegur Prijanggono; Fraksi Partai Golkar DPRD Surabaya yang dikomandoi Ketua Fraksi Pertiwi Ayu Krishna.

Serta kambing dari Aldi Blaviandy dan Dewi Wati Agustini.


Selain dari para kader, DPD Golkar Surabaya juga menerima satu ekor sapi dari bacalon walikota, Eri Cahyadi, yang telah mendapat surat tugas dari DPP Partai Golkar untuk meningkatkan elektabilitas dalam menyongsong Pilkada Surabaya 2024.

Sapi berukuran besar dan berwarna coklat tersebut diterima oleh kader DPD Golkar Surabaya pada Minggu malam (16/6) di kantor DPD Golkar Surabaya

"Hampir tiap tahun beliau-beliau selalu menitipkan hewan kurbannya ke Partai Golkar Kota Surabaya untuk disembelih dan dibagikan kepada masyarakat sekitar," kata Ketua DPD Golkar Surabaya, Arif Fatoni, dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Senin (17/6).

Arif menyebutkan, selain dari para kader sendiri ada dari luar kader Partai Golkar, yakni Walikota Surabaya Eri Cahyadi, yang setiap tahun menitipkan hewan kurbannya kepada Partai Golkar Kota Surabaya.

Arif yang juga Ketua Komisi A DPRD Surabaya ini mengungkapkan alasan Eri Cahyadi masih menitipkan hewan kurbannya ke Partai Golkar di tengah dinamika politik saat ini. Yaitu karena Eri ingin menjadi pribadi yang bisa bermanfaat kepada orang lain.

"Mas Wali yang selalu ceria ini menjawab dengan lugas, 'sebagaimana sampean, saya juga ingin melalui Partai Golkar bisa mencari tabungan amal jariyah kelak di yaumil akhir melalui kerja-kerja yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar, apalah artinya berpolitik kalau tidak bisa menjadikan politik sebagai jembatan pribadi yang Anfauhum Linnas'. Urusan dinamika politik pemilukada dikesampingkan dulu agar hubungan kekerabatan yang selama ini terjalin tidak terkurangi kadar keikhlasannya," tutur Arif.

"Inilah intisari jawaban Mas Wali atas rasa sungkan kami yang setiap tahun diberikan titipan hewan kurban untuk dibagikan kepada masyarakat," tutup Arif.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Hari Buruh, Wall Street Libur

Selasa, 08 September 2026 | 08:29

Krakatau Steel Rombak Direksi, Segini Pendapatan KRAS Semester I-2026

Selasa, 08 September 2026 | 08:15

Konflik Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dekati 100 Dolar AS

Selasa, 08 September 2026 | 07:57

OJK Wajibkan Free Float 15 Persen, Tegaskan Transparansi Tanpa Kompromi

Selasa, 08 September 2026 | 07:40

Saat Batu Bara Tertekan, UNTR Makin Mesra dengan Emas

Selasa, 08 September 2026 | 07:21

Anak Krakatau Erupsi, Kursi Bos Krakatau Steel Berganti

Selasa, 08 September 2026 | 07:01

Nellava Group dan Emas Now Pilih Jalur Hukum Hadapi Serangan di Ruang Digital

Selasa, 08 September 2026 | 06:50

Pemerintah Dituntut Siapkan Anggaran dan Kesiapsiagaan Logistik terkait Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 06:09

Kewajiban Moral Lindungi Rakyat dari Manipulasi Harga dan Mutu Beras

Selasa, 08 September 2026 | 05:44

Empat Pejabat Kejagung Diduga Terima Rp40 Miliar dari Tan Kian, Ini Tanggapan Kapuspenkum

Selasa, 08 September 2026 | 05:27

Selengkapnya