Berita

Representataive Image/Net

Bisnis

Tokopedia Tiktok Shop Resmi PHK Karyawan Hari Ini, Ini Alasannya

JUMAT, 14 JUNI 2024 | 17:47 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Perusahaan e-commerce Tokopedia secara resmi mengumumkan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap pekerja pada Jumat (14/6).

Direktur Corporate Affairs Tokopedia dan ShopTokopedia Nuraini Razak membenarkan berita tersebut, dengan mengatakan bahwa PHK dilakukan untuk mendukung strategi pertumbuhan perusahaan ecommerce, usai diakuisisi ByteDance.

"Kami harus melakukan penyesuaian yang diperlukan pada struktur organisasi sebagai bagian dari strategi perusahaan agar dapat terus tumbuh," katanya.


Belum diketahui berapa banyak karyawan yang terdampak akibat PHK tersebut, namun seluruh karyawan Tokopedia diminta pihak manajemen untuk bekerja dari rumah (wfh).

Adapun perampingan struktur organisasi ini, kata Nuraini, merupakan bagian dari penyelarasan dan penguatan organisasi setelah merger TikTok Shop dan Tokopedia.

"Menyusul penggabungan TikTok dengan Tokopedia, kami telah mengidentifikasi beberapa area yang perlu diperkuat dalam organisasi dan menyelaraskan tim kami agar sesuai dengan tujuan perusahaan," katanya.

Dia juga memastikan pegawai yang terdampak akan mendapatkan dukungan penuh dalam masa transisi.

"Kami berterima kasih kepada tim TikTok dan Tokopedia atas kontribusi dan komitmen mereka selama masa penggabungan dan kami akan terus berupaya untuk mendukung mereka dalam melewati masa transisi ini," sambung Nuraini.

Sebagai informasi, kabar PHK yang menimpa perusahaan itu sebelumnya telah beredar usai dua media asing, Bloomberg dan Tech in Asia mengatakan bahwa ByteDance akan memangkas 450 pekerja e-commercenya, atau sekitar 9 persen dari total 5000 karyawan di Indonesia.

Kebijakan tersebut dianggap sebagai upaya raksasa media sosial China untuk mengurangi beban mereka setelah melakukan merger TikTok Shop dan Tokopedia dengan nilai 1,5 miliar dolar AS (Rp24 triliun).

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

DPR Minta Pemerintah Perkuat Insfrastruktur Kesehatan

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:28

Obligasi Global Perdana Danantara Laris

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:13

Legislator PDIP Ini Janji Perjuangkan Alsintan

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:57

Pengurangan Angka Pelanggaran Jadi Indikator Keberhasilan Operasi Patuh Jaya 2026

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:44

KNMP Potensi Menjawab Kebutuhan Nelayan Kecil

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:30

Sinopsis dan Kisah Kelam Clayface, Musuh Ikonik Batman

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:19

Pemakzulan Gibran Harus Lewat Jalur Konstitusi, Bukan cuma Tekanan Politik

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:15

Jelang Pemilu, Oposisi Israel Klaim Netanyahu Tak Layak Pimpin Negara

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:58

Pemerintah Siapkan Skema Baru Pengadaan Energi, Negara Bakal Deal Langsung dengan Pemasok

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:57

KPU Perlu Fokus Benahi Pemilu 2029

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:53

Selengkapnya