Berita

Sebuah pesawat khusus IAF membawa jenazah 45 korban warga India dalam insiden kebakaran di Kuwait baru-baru ini/Net

Dunia

Jenazah 45 Migran Korban Kebakaran Kuwait Tiba di India

JUMAT, 14 JUNI 2024 | 15:44 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pesawat yang membawa 45 jenazah migran korban kebakaran apartemen Kuwait telah mendarat di India pada Jumat (14/6).

Para anggota keluarga yang berduka sudah berdiri di terminal bandara India Kochi menunggu kepulangan jasad korban.

Mereka menyeka air mata ketika pesawat Angkatan Udara India yang membawa jenazah kerabat mereka mendarat.


Salah satu tetangga korban Anu Aby mengatakan bahwa satu jam sebelum kebakaran, Cibin Abraham (31 tahun) telah menelepon istrinya

“Kami terus berharap hingga menit terakhir bahwa mungkin dia bisa keluar (dari kebakaran), mungkin dia ada di rumah sakit,” ujarnya, seperti dimuat AFP.

Kebakaran terjadi di sebuah gedung apartemen enam lantai yang menampung beberapa pekerja asing di kota Mangaf pada Rabu (12/6) pukul 06.00 pagi waktu setempat.

Korban jiwa akibat insiden tersebut mencapai 55 orang, 45 di antaranya merupakan warga India.  

Seorang warga Kuwait dan dua warga asing telah ditahan karena kelalaian terhadap prosedur keamanan dan peraturan kebakaran di apartemen tersebut.

Tiga warga Filipina juga termasuk di antara korban tewas, dan sekretaris pekerja migran negara itu, Hans Leo J. Cacdac, mengatakan pihak berwenang di Manila telah menghubungi keluarga terdekat mereka.

Menteri Dalam Negeri Sheikh Fahd Al-Yousef berjanji untuk mengatasi kepadatan pemukiman pekerja dan mengancam akan menutup semua bangunan yang melanggar peraturan keselamatan.

Kebakaran tersebut merupakan salah satu kebakaran terburuk yang pernah terjadi di Kuwait.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya