Berita

Anggota BKSAP DPR RI Fraksi Partai Golkar Puteri Komarudin/Ist

Bisnis

Usai Bertemu Parlemen China, DPR Dorong Penerapan Rupiah Digital

JUMAT, 14 JUNI 2024 | 14:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI menerima kunjungan delegasi dari Parlemen Republik Rakyat China (RRC) pada Kamis (13/6).

Turut hadir pada kesempatan ini, Anggota BKSAP DPR RI Fraksi Partai Golkar Puteri Komarudin.

Dia mendorong kerja sama dengan Parlemen China lebih diarahkan untuk penguatan sektor keuangan.


“Tiongkok telah menjadi pioner dalam pengembangan mata uang digitalnya yaitu Yuan Digital. Proyek ini telah diinisiasi sejak tahun 2014 dan telah dilakukan uji coba pada tahun 2020,” kata Puteri dalam keterangannya yang diterima redaksi, Jumat (14/6).

“Karena saat ini Bank Indonesia tengah mengkaji rencana Rupiah Digital. Tentu, kami ingin mendalami seperti apa implementasi Yuan Digital. Terutama dari segi desain, infrastruktur, manfaat, hingga risikonya,” tambahnya.

Puteri yang menjadi Ketua Grup Kerja Sama Bilateral (GKSB) Parlemen Indonesia dan Parlemen China ini juga menyoroti terkait pentingnya kolaborasi lintas negara untuk mengatasi peredaran produk keuangan ilegal yang semakin marak seiring perkembangan digitalisasi.

“Sejak tahun 2017, kami telah memblokir lebih dari 7.500 aplikasi pinjaman online ilegal. Jumlah ini tentu berpotensi lebih besar lagi. Karena perlu diketahui sekitar 34 persen server dari pinjaman online ilegal ini berasal dari luar negeri. Untuk itu, kami mengajak Parlemen Tiongkok untuk memerangi persoalan ini,” jelas Puteri.

Lebih lanjut, dia juga mengajak Parlemen China untuk mengawal kerja sama yang telah terbangun antara Bank Indonesia dengan Bank Sentral Tiongkok (PBC) terkait kerja sama penyelesaian transaksi bilateral dengan mata uang lokal atau Local Currency Settlement (LCS).

“Kerja sama ini telah terjalin sejak tahun 2021. Tentunya, kami berharap kerja sama ini dapat mendukung stabilisasi nilai tukar seiring pengurangan ketergantungan pada mata uang tertentu di pasar valuta asing domestik, seperti dolar,” ungkap Puteri.

Menutup keterangannya, Puteri menilai kunjungan ini bisa semakin merajut hubungan kemitraan yang kuat dan konkret di berbagai bidang, seperti pengembangan ekonomi digital dan pengembangan kendaraan listrik.

Kunjungan delegasi Parlemen China diterima langsung oleh Ketua BKSAP DPR RI Fadli Zon, Wakil Ketua BKSAP DPR RI Putu Supadma Rudana, Wakil Ketua BKSAP DPR RI Gilang Dhielafararez, Wakil Ketua BKSAP DPR RI Sukamta, serta Anggota BKSAP DPR RI Muslim.

Adapun delegasi Parlemen Tiongkok diwakili oleh Anggota Standing Committee dan Wakil Ketua Foreign Affairs Committee yaitu Fu Ziying, Wang Ke, He Huawu.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya