Berita

Timwas Haji DPR RI usai melakukan inspeksi melihat tenda jemaah haji Indonesia di Arafah, Arab Saudi, Kamis (13/6)/Ist

Politik

Timwas Haji DPR Temukan Tenda Jemaah ‘Membludak’ di Arafah

JUMAT, 14 JUNI 2024 | 13:56 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI melakukan inspeksi mendadak ke tenda jemaah haji Indonesia di Arafah menjelang puncak wukuf 9 Dzulhijah.

Dalam sidak tersebut, Timwas menemukan bahwa beberapa tenda jemaah mengalami kelebihan kapasitas (overcapacity), dengan menampung lebih banyak jemaah daripada yang seharusnya.
 
Anggota Timwas DPR RI, Marwan Dasopang, mengungkapkan bahwa tenda yang seharusnya berkapasitas 360 orang, ternyata diisi oleh 400 jemaah.


"Sementara tenda jemaah yang ada di Arafah itu tulisannya, jumlah kapasitas yang disebutkan itu melebihi kapasitas. Sementara yang tersedia itu katakanlah (misal untuk) 360 (jemaah) tapi di dalamnya 400," kata Marwan di Muzdalifah, Arab Saudi dalam keterangannya yang diterima redaksi, Jumat (14/6).
 
Selain masalah kapasitas, Marwan juga menyoroti ukuran kasur di tenda jemaah yang dinilai terlalu kecil, sehingga menyulitkan pergerakan jemaah.

"Belum kita menghitung kasurnya untuk jemaah terlalu kecil. Kita hitung kapasitas kalau orang duduk, rebahan bagaimana," tegasnya.
 
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI ini juga menyoroti tenda kesehatan yang menurutnya perlu didekatkan dengan kantor pemerintah untuk memudahkan akses.

"Berbagai hal kekurangan di tenda kesehatan bisa dipakai di tenda pemerintah," ucapnya.
 
Menurut hasil pengamatannya, posisi tenda kesehatan jemaah haji RI dinilai kurang tepat karena selain sempit dan kecil, juga mengganggu jalur pergerakan di sekitarnya.
 
Dalam pengecekan tersebut, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily juga sempat bertanya kepada Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Makkah, Nurcholis Bin Turmudzi, mengenai kapasitas tenda.
 
"Nah sekarang gini, itu ada tulisan kapasitas 130. Ada nggak 130?" tanya Ace.

Dari hasil penghitungan Timwas, tenda tersebut yang seharusnya berkapasitas 360 jemaah, hanya muat untuk 330 orang.
 
"Untuk 360? Sementara hitungan kita hanya 330. Yang 30 orang terpaksa di luar?" tanya Ace lagi, menunjukkan kelebihan kapasitas yang ada.
 
Tenda di Arafah yang dikunjungi Timwas ini dilengkapi dengan fasilitas kasur (alas tidur dan bantal), air conditioner (AC), dan dispenser air. Namun, kondisi ini dinilai masih belum memadai untuk kebutuhan seluruh jemaah haji.
 
Dengan temuan ini, Timwas DPR RI berharap ada perbaikan dan penyesuaian segera oleh pihak terkait agar jemaah haji Indonesia dapat melaksanakan ibadah dengan nyaman dan aman selama di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
 
Pengecekan dilakukan oleh Timwas yang dipimpin Wakil Ketua DPR RI Lodewijk Freidrich Paulus bersama Ketua Komisi VIII DPR RI Ashabul Kahfi, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang, Ace Hasan Syadzily, Abdul Wachid, serta anggota Komisi VIII DPR RI Syaifullah Tamliha, M Fauzan Nurhuda Yusro, Sri Wulan, dan Iskan Qolba Lubis.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

Pernyataan Eggi Sebut Akhlak Jokowi Baik jadi Bulan-bulanan Warganet

Selasa, 20 Januari 2026 | 01:40

Senyum Walikota Madiun

Selasa, 20 Januari 2026 | 01:19

Rapim Kemhan-TNI 2026 Tekankan Sishankamrata sebagai Kekuatan

Selasa, 20 Januari 2026 | 00:55

Legislator PKS Dorong Penyaluran KUR Pekerja Migran Tepat Waktu

Selasa, 20 Januari 2026 | 00:35

Digiring ke Gedung KPK, Walikota Madiun Malah Minta Didoakan

Selasa, 20 Januari 2026 | 00:20

Bencana Menerjang, BUMN Datang

Senin, 19 Januari 2026 | 23:55

Polisi Bongkar Clandestine Lab Tembakau Sintetis Senilai Rp2 Miliar

Senin, 19 Januari 2026 | 23:37

Mantan Jubir KPK Ali Fikri Raih Gelar Doktor Hukum Unair

Senin, 19 Januari 2026 | 23:11

Napi Bebas Pakai Gawai di Lapas Bukan Kelalaian Biasa

Senin, 19 Januari 2026 | 23:02

Walikota Madiun Maidi Dkk Tiba di Gedung KPK, Sebagian Lewat Belakang

Senin, 19 Januari 2026 | 22:46

Selengkapnya