Berita

Hunter Biden dan ayahnya, Joe Biden/Net

Global

Vonis Hukuman Hunter Tidak Mempengaruhi Perolehan Suara Biden

KAMIS, 13 JUNI 2024 | 17:14 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kasus hukum yang menjerat putra Presiden Joe Biden, Hunter Biden tidak mempengaruhi elektabilitas ayahnya jelang pemilihan presiden Amerika Serikat 5 November mendatang.

Hasil survei yang dirilis Reuters/Ipsos yang dikutip pada Kamis (13/6), menunjukkan bahwa 67 persen responden mengatakan telah mendengar cukup banyak tentang vonis yang dijatuhkan pengadilan federal terhadap Hunter Biden atas kasus senjata ilegal.

Namun yang mencengangkan adalaha, 80 persen dari mereka mengatakan bahwa kasus Hunter tidak akan berpengaruh pada kemungkinan mereka untuk memilih Joe Biden yang kembali mencalonkan diri dalam pemilihan presiden.


Justru kasus suap yang dihadapi pesaingnya yakni Donald Trump nyatanya lebih berpengaruh. Dikatakan bahwa hanya 61 persen responden yang mengatakan kasusnya tidak berdampak dan akan tetap memilih Trump.

Jajak pendapat online tersebut menyurvei 930 pemilih terdaftar di seluruh negeri dan memiliki margin kesalahan sekitar 3 poin persentase.

Trump dan Biden bersaing ketat dalam jajak pendapat publik nasional, dengan Trump unggul di beberapa negara bagian yang menjadi medan pertempuran yang dapat menentukan pemilu November nanti.

Trump akan dijatuhi hukuman pada bulan Juli dan menghadapi kemungkinan hukuman penjara.

Hakim dalam kasus Hunter Biden belum menetapkan tanggal hukuman, namun telah menguraikan kerangka waktu yang akan menjatuhkan hukuman selambat-lambatnya sekitar satu bulan sebelum pemilihan presiden.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

IPW Desak Transparansi Penegakan Hukum Kasus 1.048 Ton Udang Impor di Jatim

Minggu, 01 November 2026 | 01:50

Langkah Polisi Tangani Kasus Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo Diapresiasi Warga

Minggu, 01 November 2026 | 01:24

Polda Metro Siap Dikritik Buntut Penyelenggaraan Deklarasi Sumpah Pemuda 29 Oktober

Minggu, 01 November 2026 | 00:43

Ramai Logo Muncul di TIME100 Next Gala, Danantara Bantah Bayar Dana Sponsorship

Minggu, 01 November 2026 | 00:16

Pengurus Baru SAPMA PP DKI Jakarta Siap Berkolaborasi dengan Pemprov

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:47

Polisi Tangkap Pelaku Penembakan di Kampung Ambon, Ini Motifnya

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:17

Winda Marfita Pastikan Tak Terlibat Kasus Investasi PT MBS yang Dilaporkan Nur Istianti

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:57

Asrul Haruna Terpilih Sebagai Koorpresnas BEM PTMA Indonesia

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:43

Rembuk Pemuda Himpun Aspirasi dari 29 Provinsi, Kukuhkan DPP Pertama

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:32

PPP Maluku Tolak Pemberhentian Agus Suparmanto-Taj Yasin

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:44

Selengkapnya