Berita

Mediasi kasus pemukulan anjing K9 oleh sekuriti Plaza Indonesia di Polsek Metro Menteng, Jakarta Pusat/Ist

Presisi

Robby Purba Minta Maaf Langsung ke Sekuriti Plaza Indonesia

RABU, 12 JUNI 2024 | 09:27 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Aksi sekuriti Plaza Indonesia, Nasarius, yang viral setelah memukul seekor anjing K9 beberapa Waktu lalu berujung damai. Kesepakatan ini, setelah adanya mediasi yang difasilitasi aparat Polsek Menteng, Jakarta Pusat.

Proses damai dilakukan saat pihak vendor, Nasarius, artis Marlene Hariman dan Robby Purba duduk bersama di Polsek Metro Menteng.

"Kita clear untuk hari ini. Semuanya dari ketiga belah pihak sudah sepakat bahwa permasalahan ini sudah selesai," kata Kapolsek Metro Menteng Kompol Bayu Marfiando kepada wartawan Selasa (11/6).


Dalam kesempatan itu, Marlene dan Robby meminta maaf karena mengunggah video ke media sosial yang berbuntut gaduh.

"Aku Marlene Hariman, meminta maaf atas kegaduhan yang telah aku buat. Aku sendiri kaget dan tidak menyangka ini akan seviral ini," kata Marlene.

Marlene berjanji lebih bijaksana dalam menggunakan media sosial ke depannya,

"Kepada Pak Nasarius, kepada vendor K9 juga aku meminta maaf, dan kepada Plaza Indonesia juga aku minta maaf sebesar-besarnya atas kegaduhan yang telah aku buat," kata Marlene.

Hal senada disampaikan Robby Purba. Ia berharap permintaan maafnya diterima.

"Sekali lagi, saya mohon maaf dan terima kasih banyak kepada semua pihak yang telah memberikan ruang dan waktu untuk bisa berdiskusi pada hari ini. Semoga permintaan maaf saya diterima," kata Robby.

Sementara Nasarius mengaku memukul anjing karena binatang itu berupaya menerkam anak seekor kucing.

Sayangnya video yang beredar viral hanya memperlihatkan saat Nasarius memukul anjing tersebut.

Padahal di sudut lain, CCTV juga merekam anjing bernama Fay hendak menerkam anak kucing.



Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

UPDATE

Ketua MPR: Peternak Sejahtera, Indonesia Makmur

Sabtu, 25 April 2026 | 22:13

PPN Tiket Pesawat Ekonomi Ditanggung Pemerintah Selama 60 Hari

Sabtu, 25 April 2026 | 21:55

Wapres Gibran Tunjukan Komitmen untuk Indonesia Timur

Sabtu, 25 April 2026 | 21:48

Babak Baru Kasus Hukum Rismon, Dilaporkan Gara-gara Buku "Gibran End Game"

Sabtu, 25 April 2026 | 21:25

Pengusaha Warteg Keberatan Zulhas Beri Sinyal Minyakita Bakal Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:51

Bukan Soal PAN, Daya Beli juga Tertekan kalau Minyakita Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:36

Prof Septiana Dwiputrianti Dikukuhkan Guru Besar Politeknik STIA LAN Bandung

Sabtu, 25 April 2026 | 19:52

Modus Ganjal ATM Terbongkar, Empat Pelaku Dicokok

Sabtu, 25 April 2026 | 19:39

The Impossible Journey, Kisah Perjalanan AS Kobalen

Sabtu, 25 April 2026 | 18:44

Kawal Distribusi Living Cost, BPKH Pastikan Efisiensi Dana Haji 2026

Sabtu, 25 April 2026 | 18:24

Selengkapnya