Berita

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, akan mengevaluasi lini depan yang kurang tajam saat menghadapi Filipina/Net

Sepak Bola

Akan Evaluasi Lini Depan Indonesia, Shin Tae-yong Sentil Kondisi Lapangan SUGBK

RABU, 12 JUNI 2024 | 07:30 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Meski berhasil meraih kemenangan atas Filipina, Timnas Indonesia masih punya sejumlah kekurangan. Terutama soal ketajaman barisan penyerang.

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, pun berjanji akan mengevaluasi penampilan lini depan tim asuhannya yang kurang gereget.

Dalam laga Grup F putaran kedua kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia melawan Filipina di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa malam (11/6), Indonesia memang menang 2-0. Tapi, dua gol dibukukan bukan oleh pemain depan.


Gol pemecah kebuntuan dicetak gelandang Thom Haye melalui tembakan keras pada menit ke-31, lalu  gol kedua Indonesia dicetak oleh sundulan bek Rizky Ridho pada menit ke-55.

“Jujur, saya tidak bisa memberikan nilai yang baik pada lini depan. Memang para pemain depan harus evaluasi diri dengan baik, saya akan terus mencari pemain-pemain depan yang baik,” kata Shin dalam konferensi pers usai laga, Senin malam (11/6).

Evaluasi ini jelas harus dilakukan oleh pelatih asal Korea Selatan itu, sebelum melakoni laga pada putaran ketiga nanti. Sebab lawan-lawan yang dihadapi jauh lebih sulit dibandingkan putaran kedua. Hal itu sangat disadari oleh Shin.

“Kita lolos ke putaran ketiga, tidak ada lawan yang mudah, apalagi peringkat FIFA kita 134, lawan-lawan kita lebih baik, dan kita tim yang paling lemah dari (tim-tim) yang sudah lolos ke putaran ketiga," tuturnya.

"Tetapi mimpi saya, saya akan berusaha mencapainya, tidak akan menyerah (untuk lolos ke Piala Dunia),” tegas Shin.

Sebagai gambaran, selain Indonesia, tim-tim yang lolos ke putaran ketiga adalah Australia, Bahrain, China, Iran, Irak, Jepang, Yordania, Korea Utara, Oman, Palestina, Qatar, Arab Saudi, Korea Selatan, Uni Emirat Arab, dan Uzbekistan.

Indonesia menjadi satu-satunya negara Asia Tenggara yang mampu lolos ke putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Tak hanya itu, Shin juga memberi sedikit evaluasi terkait kondisi rumput lapangan SUGBK, yang tidak berada dalam kondisi yang baik.

“Seperti yang dilihat, memang kondisi rumput kurang baik, saya berharap di lapangan sepak bola tidak ada konser lagi, tetapi lebih banyak pertandingan sepak bola,” pungkas Shin.

Adapun undian putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia akan digelar pada 27 Juni mendatang di Kuala Lumpur, Malaysia. Nantinya, 18 tim akan dibagi dalam 3 grup yang masing-masing berisi 6 tim.

Hanya 2 tim teratas di klasemen akhir yang berhak lolos langsung ke Piala Dunia 2026. Sedangkan tim-tim peringkat ketiga dan keempat akan memainkan kualifikasi putaran keempat.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

Tragedi Perlintasan Sebidang

Rabu, 29 April 2026 | 05:45

Operasi Intelijen TNI Sukses Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 05:26

Dedi Mulyadi Sebut ‘Ratu Laut Kidul’ jadi Komut Independen bank bjb

Rabu, 29 April 2026 | 04:59

Jalan Tengah Lindungi Pelaut Tanpa Matikan Usaha Manning Agency

Rabu, 29 April 2026 | 04:48

Terima Penghargaan BSSN, Panglima TNI Dorong Penguatan Pertahanan Siber

Rabu, 29 April 2026 | 04:25

Banjir Gol Terjadi di Parc des Princes, PSG Pukul Munchen 5-4

Rabu, 29 April 2026 | 03:59

Indonesia Menggebu Kejar Program Gizi Nasional Jepang

Rabu, 29 April 2026 | 03:45

Suasana Ekonomi Politik Mutakhir Kita

Rabu, 29 April 2026 | 03:28

Diplomasi Pancasila Alat Bernavigasi Indonesia di Tengah Badai Geopolitik

Rabu, 29 April 2026 | 02:59

Ekonom Bantah Logika Capaian Swasembada Pangan Mentan Amran

Rabu, 29 April 2026 | 02:42

Selengkapnya