Berita

Anggota Bawaslu Lolly Suhenty/RMOL

Bawaslu

Bawaslu Luncurkan Peta Kerawanan Pilkada 2024 di Agustus

SELASA, 11 JUNI 2024 | 16:23 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Peta kerawanan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak 2024, direncanakan diluncurkan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) pada bulan Agustus nanti.

Anggota Bawaslu Lolly Suhenty menjelaskan, penyusunan peta kerawanan Pilkada Serentak 2024 merupakan rincian dari Indeks Kerawanan Pemilihan Umum (IKP) 2024 yang telah diluncurkan lama.

"Saat ini kami sedang berjalan proses pemetaan kerawanan. Jadi kalau di provinsi dan kabupaten kota namanya peta kerawanan," ujar Lolly kepada wartawan, Selasa (11/6).


Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu itu mengungkapkan, jajarannya bertugas memetakan kerawanan di masing-masing daerahnya.

"Nah, saat ini mereka sedang berproses, jadi nanti akan lahir peta kerawanan setiap provinsi setiap kabupaten/kota karena kan konteksnya masing-masing, nih beda-beda," kata Lolly.

"Bisa jadi politik uang itu misalnya rentan di DKI Jakarta tapi dia tidak masuk peta kerawanan misalnya di Yogyakarta, misalnya kayak gitu," sambungnya.

Oleh karena itu, mantan Anggota Bawaslu Provinsi Jawa Barat itu memastikan peluncuran akan dilakukan sebelum tahapan krusial dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Kata Lolly, Bawaslu merencanakan peluncuran peta kerawanan Pilkada 2024 di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota sebelum pendaftaran bakal pasangan calon kepala daerah.

"Nah ini mereka berproses, kita akan launching di tanggal 22 Agustus sebelum pencalonan," tambah Lolly.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Wamenko Dradjad: Penilaian MSCI Tidak Selalu Benar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 16:23

Trump Bicara Soal Denuklirisasi dengan Rusia dan Tiongkok

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:43

PGN Perkuat Efisiensi dan Daya Saing Bisnis Melalui Inisiatif Dekarbonisasi Berkelanjutan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:22

Kawasan Industri Diajak Cak Imin Bantu Korban Karhutla

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:11

OJK Denda DSSA, BREN, CUAN Rp2,1 Triliun, Sanksi 835 Pihak Tembus Rp390 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:03

DIM RUU Migas Hampir Rampung 90 Persen

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:00

Airlangga Heran MSCI Mendadak Ancam Cabut Status Emerging Market RI Usai Bertemu Menkeu-BI di Bangkok

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:52

Pimpin Nasdem Garut, Lola Nelria: Partai Harus Hadir dalam Kehidupan Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:46

Houthi Serang Istana Presiden Yaman, Lima Meninggal Dunia

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:41

Kopdes Butuh Talenta Utuh agar Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Desa

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:34

Selengkapnya