Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Ambruk Lagi, Saham GOTO Jatuh di Atas 5 Persen

SELASA, 11 JUNI 2024 | 13:06 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Saham dari PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk tercatat kembali ambruk lebih dari 5 persen pada perdagangan sesi I Selasa (11/6).

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) siang ini, saham GOTO jatuh 5,26 persen ke Rp53 per lembar saham.

Tren penurunan harga saham GOTO itu kembali terjadi setelah saham perusahaan layanan transportasi online itu juga jatuh beberapa waktu terakhir.


Pada perdagangan awal pekan ini, tepatnya pada Senin (10/6) pukul 13.50 WIB, saham GOTO telah jatuh ke level gocap atau Rp50 per saham.

Angka tersebut merupakan level terendah bagi saham emiten yang melantai sejak April 2022 dengan harga IPO Rp338 per saham tersebut.

GOTO sebelumnya diketahui telah menunda agenda persetujuan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada hari ini.

Penundaan rencana tersebut diyakini telah menjadi pemicu yang membuat pelaku pasar merespons negatif kabar itu sehingga membuat saham kembali anjlok.

Namun, Direktur GOTO, Pablo Malay, mengatakan bahwa rencana private placement sebanyak 120,14 miliar saham itu akan diajukan kembali pada RUPLSLB yang akan datang.

Dikatakan Pablo, penundaan tersebut dilakukan karena persetujuan pemegang saham atas private placement sebelumnya masih berlaku sampai dengan 30 Juni 2024.

"Perseroan akan mengajukan kembali persetujuan atas rencana PMTHMETD pada RUPSLB yang akan dilakukan oleh perseroan di kemudian hari," tuturnya.

Untuk itu, RUPSLB yang digelar GOTO hari ini hanya akan membahas satu agenda, yaitu persetujuan atas rencana pembelian saham perseroan (buyback).

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Sinopsis Bapak Paling Jujur, Film Komedi Satir Politik Dibintangi Andovi Da Lopez

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:29

KPK Amankan Uang Rp1 Miliar saat OTT Bupati Klaten

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:26

Profil Letjen Kristomei Sianturi, Kepala BNPB yang Baru Dilantik Prabowo

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:13

Danantara Guyur Rp1,79 Triliun per Tahun untuk Beasiswa Dokter Spesialis

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:06

Utang Subsidi Pemerintah ke PT Pupuk Indonesia Bengkak

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:55

20 Orang Terjaring OTT KPK, Ada Bupati Klaten hingga ASN BPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:45

Survei Adidaya Institute: Mayoritas Puas dengan Kinerja Presiden Prabowo

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:43

Jalur Darat dan Sumur Bor Disiapkan untuk Tangani Karhutla Tanjung Puting

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:34

JXB Perkuat Promosi Pariwisata Menuju 5 Abad Jakarta

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:26

Kopdes Merah Putih Pekerjaan Besar Lintas Kementerian dan BUMN

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:23

Selengkapnya