Berita

Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen/Net

Dunia

Ursula von der Leyen Diprediksi Maju Kembali Jadi Presiden Komisi Eropa

SENIN, 10 JUNI 2024 | 18:25 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Ursula von der Leyen sedang berjuang untuk mencapai kesepakatan politik yang membuatnya tetap memimpin Komisi Eropa selama lima tahun ke depan.

Di tengah meningkatnya dukungan terhadap kelompok sayap kanan, Partai Rakyat Eropa (EEP) yang dipimpin oleh von der Leyen berada di jalur yang tepat untuk mendapatkan kursi terbanyak di Parlemen.

Mengutip Politico pada Senin (10/6), jika dalam beberapa hari dan minggu ke depan para pemimpin Uni Eropa setuju untuk mencalonkan von der Leyen untuk masa jabatan kedua, ia masih harus mendapatkan dukungan dari 361 anggota parlemen di Parlemen yang baru terpilih.


Pada Minggu malam (9/6), von der Leyen mengatakan bahwa bahwa dia pertama-tama akan mencari dukungan dari kaum sosialis dan liberal, yang mendukungnya pada masa jabatan pertamanya.

Keputusan von der Leyen untuk merapat ke Partai Hijau kemungkinan besar akan mengasingkan beberapa anggota konservatif EPP yang mendukung langkah-langkah iklim utama dalam Kesepakatan Hijau.

Namun jika dia terus mendekati kelompok sayap kanan Konservatif dan Reformis Eropa, yang dipimpin oleh Giorgia Meloni dari Italia, von der Leyen berisiko mengesampingkan kelompok sosialis dan liberal.

Kelompok sayap kanan dan tengah kemungkinan besar akan sangat sensitif terhadap aliansi apa pun dengan kelompok sayap kanan garis keras setelah kelompok sayap kanan mengejutkan memperoleh kemenangan besar dalam pemilu Uni Eropa di Jerman dan Prancis.

Secara keseluruhan, ketiga kelompok ini ?" EPP, Sosialis dan Demokrat dan Renew ?" kini diperkirakan akan memperoleh 407 kursi di Parlemen Eropa, menurut angka terbaru. Dia hanya membutuhkan 361 suara agar pencalonannya disetujui.

Para ahli dan pejabat partai berasumsi bahwa lebih dari 10 persen anggota parlemen dari tiga kelompok sentris, termasuk EPP akan menentang atau abstain.

Masih belum jelas siapa yang akan dipilih oleh 27 pemimpin nasional di Dewan Eropa sebagai pilihan utama mereka.

Meskipun merupakan kelompok politik terbesar di Parlemen, EPP hanya diwakili oleh 12 pemimpin  dan tidak satupun dari mereka berasal dari kekuatan tradisional seperti Jerman, Perancis, Italia atau Spanyol.

Seorang pejabat senior dari kelompok Renew Presiden Perancis Emmanuel Macron melontarkan gagasan untuk menggantikan von der Leyen dengan Presiden Parlemen Eropa Roberta Metsola, yang juga dari EPP.

“Banyak anggota parlemen yang berkampanye menentangnya (von der Leyen_,” kata pejabat tersebut, sedangkan Metsola disukai oleh semua orang.

Sebaliknya, kandidat utama dari kubu Sosialis, Nicolas Schmit, mengisyaratkan kesediaan kelompoknya untuk bekerja sama dengan von der Leyen untuk mendapatkan suara mayoritas.

“Tidak ada kemungkinan bagi kami, kaum sosial demokrat, untuk bekerja sama dengan mereka yang ingin membongkar, yang ingin melemahkan Eropa yang telah kami bangun,” kata Schmit, yang juga merupakan bagian dari Komisi periode pertama von der Leyen.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Biodigester Komunal Sampah Organik Dibangun di Rusunawa

Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:11

Polisi Harus Usut Promosi Miras Berkedok Challenge Hafalan Al-Qur'an

Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:06

Wisata Probolinggo Jadi Alternatif Usai Bromo Ditutup

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:48

Peluang Besar Jakarta Gaet Investor Lewat JAFEX 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:25

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Layanan Publik Pemda Harus Tetap Berjalan Meski Keadaan Sulit

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:31

Jangan-jangan Gibran Punya Ijazah Sarjana Tanpa Ijazah SMA

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:27

Challenge Hafalan Qur'an demi Miras Melukai Hati Umat Islam

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:10

Abdoel Moeis: Sastrawan, Wartawan, Pahlawan

Rabu, 12 Agustus 2026 | 03:34

Dokter Tifa Ajak Rakyat Hadiri Sidang Praperadilan di PN Jaksel

Rabu, 12 Agustus 2026 | 03:06

Selengkapnya