Berita

Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah Sudaryono saat berbincang dengan awak media di tengah safari politiknya di DPC Partai Gerindra Salatiga, Minggu (9/6)/RMOLJateng

Politik

Sudaryono Targetkan 28 Kabupaten Kota di Jateng Dipimpin Kader Gerindra

SENIN, 10 JUNI 2024 | 01:25 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Jawa Tengah, Sudaryono, menargetkan setidaknya Kepala Daerah di 28 Kabupaten Kota di Jawa Tengah dipimpin kader internal Partai Gerindra.

"(Sebanyak) 28 kabupaten kota di Jateng diharapkan berasal dari kader internal Gerindra untuk memimpin kabupaten kota di Jawa Tengah," kata Sudaryono kepada wartawan di tengah safari politiknya di DPC Partai Gerindra Salatiga, Minggu (9/6).

Sudaryono yang mendapatkan restu dari Presiden terpilih Prabowo Subianto untuk mencalonkan diri sebagai Gubernur Jateng itu mengaku Gerindra hampir tidak memiliki kader pemimpin, baik untuk posisi Wali Kota dan Bupati ataupun Wakil Wali Kota dan Wakil Bupati.


Di masa lampau, ia menyebut hanya ada kader internal Gerindra di Kota Salatiga Yuliyanto dan mantan Bupati Kendal Mirna. Sementara posisi Wakil Bupati ada di Kabupaten Temanggung.

"Sehingga hanya ada tiga kader Gerindra dari 35 kabupaten di Jawa Tengah. Jumlah itu terlalu kecil," terangnya.

Melalui safari politik yang ia jalani saat ini, Mas Dar, demikian Sudaryono biasa disapa, memaparkan jika setelah agenda besar Pilpres memenangkan Prabowo, selanjutnya ia ngiras-ngirus (mengerjakan pekerjaan secara bersamaan) ke 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Selama hampir 2 bulan terakhir, ia berputar di berbagai kabupaten/kota di Jateng, selain halal bihalal dibalut konsolidasi partai.

"Karena setelah Pemilihan Presiden (Pilpres) memang belum ada kumpul-kumpul lagi. Dan kota Salatiga adalah kabupaten ke-33 dari 35 kabupaten kota yang saya kunjungi," akunya.

Di singgung apakah dirinya membawa instruksi khusus dari DPP Gerindra, Sudaryono mengaku membawa pesan khusus bagaimana mendorong kader internal bisa maju sebagai Kepala Daerah baik Bupati, Wali Kota atau Wakil Bupati/Wakil Wali Kota.

"Menjelang pilkada saya diminta untuk memprioritaskan kader internal Gerindra untuk bisa berlaga di kontestasi Pilgub (Pemilihan Gubernur), Pilwakot (Pemilihan Wali Kota) ataupun Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) di Jawa Tengah. Sehingga ada konfigurasi koalisi siapa yang nomor satu, siapa nomor dua selain tentunya faktor elektabilitas. Dan itu menjadi satu dinamika yang bukan hanya Gerindra memikirkannya tapi juga partai lain," bebernya.

Saat ditanya wartawan, apakah ada kabupaten/kota yang seksi di mata Sudaryono, pria kelahiran Purwodadi pada 1987 itu memastikan tidak ada.

Hanya saja memang tidak dipungkiri bahwa partai politik itu kawah candradimukanya pemimpin politik.

Maksud dia, Bupati/Wali Kota atau Gubernur hingga Presiden dan Wakil Presiden itu semua adalah berasal dari kader partai politik walaupun awalnya mungkin berasal dari birokrat.

"Dan sampai saat ini saya melihatnya belum ada partai yang menyatakan mengusung Wali Kota atau Wakil Wali Kota yang fix. Sama halnya dengan Partai Gerindra masih berdasarkan internal," tandasnya.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

DPR Minta Pemerintah Perkuat Insfrastruktur Kesehatan

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:28

Obligasi Global Perdana Danantara Laris

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:13

Legislator PDIP Ini Janji Perjuangkan Alsintan

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:57

Pengurangan Angka Pelanggaran Jadi Indikator Keberhasilan Operasi Patuh Jaya 2026

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:44

KNMP Potensi Menjawab Kebutuhan Nelayan Kecil

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:30

Sinopsis dan Kisah Kelam Clayface, Musuh Ikonik Batman

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:19

Pemakzulan Gibran Harus Lewat Jalur Konstitusi, Bukan cuma Tekanan Politik

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:15

Jelang Pemilu, Oposisi Israel Klaim Netanyahu Tak Layak Pimpin Negara

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:58

Pemerintah Siapkan Skema Baru Pengadaan Energi, Negara Bakal Deal Langsung dengan Pemasok

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:57

KPU Perlu Fokus Benahi Pemilu 2029

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:53

Selengkapnya