Berita

Mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil/Net

Politik

PILKADA JABAR 2024

Elektabilitas Menjulang, Ridwan Kamil Bisa Menang Mudah

MINGGU, 09 JUNI 2024 | 20:10 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Dengan elektabilitasnya cukup menjulang, maka siapa pun lawan yang akan dihadapi di Pilkada Jawa Barat (Jabar) akan sangat mudah bagi Ridwan Kamil (RK) untuk memenangkan pertarungan.

Hal itu disampaikan Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno menanggapi hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang dilakukan pada 27 Mei-2 Juni 2024.

Dalam survei tersebut RK mendapat dukungan tertinggi, yakni 52,2 persen dalam simulasi pilihan semi terbuka dengan daftar 27 nama calon gubernur.


RK juga tertinggi di top of mind pada survei SMRC tersebut dengan elektabilitas 25,2 persen.

"Saya kira secara statistik temuan SMRC itu sebenarnya mengonfirmasi satu temuan politik bahwa RK di Jabar memang elektabilitasnya cukup menjulang,"kata Adi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (9/6).

Jadi, lanjut Adi, siapa pun lawan yang akan dihadapi di Jabar seperti Dedi Mulyadi atau Dedi Mizwar maupun nama-nama lain, sangat mungkin RK itu akan sangat mudah untuk memenangkan pertarungan.

Secara politik, kata Adi, Partai Golkar atau RK jika tidak mau terlampau dilema dalam pilkada, maka Jabar jauh realistis. Karena secara kalkulasi dan kekuatan politik, RK hanya merem saja bisa memenangkan pertarungan.

"Artinya apa, kalau RK maju di Jabar memang lebih gampang untuk memenangkan pertarungan, misalnya ketimbang maju di Jakarta. Karena di Jakarta mungkin RK akan menghadapi nama besar seperti Anies Baswedan yang tentunya membutuhkan kerja-kerja politik yang keras," terang Adi.

Apalagi peta politik di Jakarta per hari ini, yang punya nama besar di Jakarta adalah Anies dan RK. Untuk itu, sekalipun RK punya elektabilitas cukup signifikan, tapi karena lawan yang dihadapi adalah Anies, maka butuh kerja keras yang lumayan ekstra.

"Kecuali RK maju di Jakarta lawannya bukan Anies, relatif memang RK mungkin juga akan kuat dan menang," kata Adi.

"Tapi sekali lagi, kalau bicara angka politik secara realistis jauh lebih mudah dan jauh realistis jika RK maju di Jabar, merem aja bisa menang kalau maju di Jabar," sambungnya.



Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Gibran Tanpa Ijazah

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:26

Prabowo dan Presiden FIFA Bakal Saksikan Laga Indonesia Versus Thailand

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:07

GPNN: Listyo Berhasil Ubah Kultur Kerja Polri

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:47

Wantimpres Bukan Sekadar Membenarkan Keputusan Kekuasaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:20

Indonesia Akhiri Asian Games 2026 dengan 5 Emas

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:03

95 Persen Aspirasi Buruh Diklaim Masuk RUU Ketenagakerjaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:45

DPR Yakin Merger BUMN Mampu Dongkrak Dividen

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:19

Putusan Sidang Etik Mantan Kasat Reskrim Jakpus Dipertanyakan Kuasa Hukum

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:56

Densus 88 Sikat 11 Tersangka Terorisme di Enam Provinsi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:35

Ketum PPP Targetkan Satu Fraksi di DPRD Surabaya pada Pemilu 2029

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:23

Selengkapnya