Berita

Mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil/Net

Politik

Pengamat Politik: RK Bagusnya Nyagub di Jabar Lagi

MINGGU, 09 JUNI 2024 | 19:07 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Peluang Ridwan Kamil (RK) untuk memenangkan Pilkada Jawa Barat (Jabar) masih besar.

Sebagai mantan Gubernur Jabar yang dikenal populer, RK sebaiknya bertarung untuk menjadi Jabar 1 lagi.

Diketahui, survei Pilgub Jawa Barat yang dilakukan MC Matrix pada Maret sampai dengan April 2022 lalu menunjukkan angka elektabilitas Ridwan Kamil cukup tinggi.


"Ini modal bagus bagi RK untuk maju kembali sebagai Jabar 1," kata pengamat politik dari Motion Cipta (MC) Matrix, Wildan Hakim kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (9/6).

Hasil survei pada 2022, kata Wildan, juga menyebutkan secara umum sekitar 70,68 persen publik menilai Jabar berkembang makin baik di bawah kepemimpinan Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil.

Bahkan, persepsi publik yang positif terhadap RK sangat sayang untuk dilewatkan.

"Survei-survei terbaru pada 2024 bahkan menyebutkan elektabilitas Kang Emil melampaui 50 persen," kata Wildan.

Persepsi publik yang positif terhadap RK rupanya masih terjaga. Karena itu situasi menguntungkan bagi RK bisa menambah optimisme untuk menang pada Pilkada November 2024 nanti.

Dosen ilmu komunikasi Universitas Al Azhar Indonesia ini menilai, keputusan RK untuk maju dalam Pilkada Jabar nanti tentu akan membuat calon lain berpikir lebih cermat.

Sebab, lawan yang dihadapi merupakan politikus yang populer dan sudah berpengalaman menjadi walikota dan gubernur.

"Jika RK dipastikan ikut kontestasi dalam Pilkada Jabar, pemenangnya bisa sudah bisa ditebak. Namun dalam setiap Pilkada, kejutan akan selalu ada," pungkas Wildan.



Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

DPR: Penjualan Air Keras Tak Bisa Dilarang Total

Senin, 16 Maret 2026 | 12:16

DPP Arun Dukung Penutupan SPPG Nakal Sunat Anggaran

Senin, 16 Maret 2026 | 12:12

Jumlah Pemudik di Terminal Kalideres Menurun Dibanding Tahun Lalu

Senin, 16 Maret 2026 | 12:10

Perang di Ruang Server

Senin, 16 Maret 2026 | 12:04

Komisi III DPR Keluarkan Rekomendasi Perlindungan untuk Aktivis Andrie Yunus

Senin, 16 Maret 2026 | 12:03

Pos Kesehatan Disiapkan di Titik Keberangkatan Pemudik

Senin, 16 Maret 2026 | 12:02

DPR Siap Panggil Polisi Jika Penyelidikan Kasus Andrie Yunus Mandek

Senin, 16 Maret 2026 | 11:54

Emas Antam Turun Jelang Lebaran

Senin, 16 Maret 2026 | 11:40

Guterres Akui DK PBB Tak Mampu Hentikan Konflik Global

Senin, 16 Maret 2026 | 11:25

KPK Sita Rp1 Miliar Saat Geledah Rumah Kadis PUPR dalam Kasus Suap Bupati Rejang Lebong

Senin, 16 Maret 2026 | 11:16

Selengkapnya