Berita

Menteri ATR/BPN, Agus Harimurti Yudhoyono, bersama penerima sertifikat PTSL/RMOL

Politik

Hindari Mafia Tanah, AHY Gencarkan Program PTSL

MINGGU, 09 JUNI 2024 | 14:00 WIB | LAPORAN: YUDHISTIRA WICAKSONO

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus menggencarkan program sertifikasi Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Sebab, hingga kini masih banyak warga pemilik tanah yang belum bersertifikat hingga tidak memiliki kepastian hukum.

"Ternyata ada yang sudah menunggu (sertifikat) sejak 1965. Jadi sudah puluhan tahun, hampir 50 tahun," kata Menteri ATR/BPN, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), usai menyerahkan sertifikat PTSL kepada warga di Desa Kopo, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu (9/6).


Untuk itu AHY tengah menggalakkan program PTSL, untuk menghindari tumpang tindih aset masyarakat, hingga perusahaan negara. Apalagi sampai diambil alih mafia tanah.

"Sehingga tidak overlapping, tidak tumpang tindih dengan sesama masyarakat, atau dengan perusahaan, bahkan dengan aset pemerintah. Apalagi kalau sampai diserobot mafia tanah. Ini yang harus kita hindari," tambah AHY.

Sebab itu AHY mengimbau kepada masyarakat yang belum mempunyai sertifikat hak milik agar segera mendaftar.

"Mudah sekali, datang langsung ke kantor pertanahan tingkat kabupaten atau kota, datang ke kantor wilayah, tingkat provinsi, dan intinya kita akan bantu, kita layani sebaik mungkin," tutupnya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Kemenkum Tegas Pertahankan Pembatalan Status Badan Hukum PLK

Selasa, 01 September 2026 | 16:28

Rebranding Dukcapil di Tarakan Tembus 1.387 Layanan Adminduk

Selasa, 01 September 2026 | 16:22

WNI Jadi Tentara Rusia Gegara Diiming-imingi Gaji Besar

Selasa, 01 September 2026 | 16:11

Pengamat Wanti-wanti BLU Batu Bara: Efisien Boleh, Pembangkit Jangan Terganggu

Selasa, 01 September 2026 | 15:53

UBakrie's Week 2026 Persiapkan 1.147 Mahasiswa Baru untuk Dunia Kampus dan Industri

Selasa, 01 September 2026 | 15:41

Bukan Cuma Cari Juara, Kemenag Bidik Kader Ulama dari MTQN XXXI

Selasa, 01 September 2026 | 15:39

DPR: Usut Tuntas Kematian Warga Pejompongan Korban Kerusuhan Demo

Selasa, 01 September 2026 | 15:34

Destry Resmi Pimpin BI, Perry Titip Pesan di Tengah Gejolak Global

Selasa, 01 September 2026 | 15:30

BNI Tawarkan Sukuk Ritel SR025 Lewat wondr, Imbal Hasil hingga 6,9 Persen

Selasa, 01 September 2026 | 15:25

Bawa Program "Klasterku Hidupku", BRI Ajak Pengusaha Ikan Kering Sorong Naik Kelas

Selasa, 01 September 2026 | 15:24

Selengkapnya