Berita

Monica Putri Rasyid (kiri)/Ist

Politik

Monica Putri Rasyid Layak Diperhitungkan di Pilgub Kalteng

MINGGU, 09 JUNI 2024 | 02:40 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Bonus demografi Indonesia hingga 2030 perlu dimanfaatkan dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2024. Salah satunya dengan mendorong anak muda menjadi pemimpin.

“Pemilihan kepala daerah yang akan digelar tahun ini menjadi momentum untuk menempatkan calon pemimpin yang dapat menyelaraskan momentum bonus demografi, melainkan juga meletakkan dasar bagi terwujudnya visi Indonesia Emas 2045 yang dicanangkan Presiden Joko Widodo,” kata peneliti Populi Center, Dimas Ramadhan dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Sabtu (8/6).  

Lanjut Dimas, salah satu wilayah yang perlu menjadi perhatian adalah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) dengan munculnya sosok muda Monica Putri Rasyid.


“Sosok Monica Putri Rasyid perlu dipertimbangkan menjadi figur alternatif dalam Pilgub Kalteng mendatang. Sebab, anak dari pengusaha Abdul Rasyid tersebut telah menunjukkan komitmennya bagi generasi muda dan angkatan produktif di Kalteng,” ungkapnya.

Salah satu indikator nama Monica masuk radar Cagub karena intens membantu anak di Kalteng dalam mendapatkan pekerjaan.

“Misalnya, membantu ribuan rekan-rekan segenerasinya, yakni anak-anak muda, yang kesulitan dalam biaya pendidikan. Selain itu, melalui Klinik Bisnis yang dipimpinnya, ia memberikan suntikan dana senilai ratusan juta kepada banyak UMKM di Kalimantan Tengah,” jelas dia.

“Dua hal ini menjadi modal penting bagi masyarakat Kalteng dalam menyambut pesta demokrasi skala lokal mendatang,” pungkas Dimas.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Siapa di Balik Penyadapan Presiden Prabowo?

Kamis, 05 November 2026 | 06:29

Mengendus Pasal Makar

Kamis, 05 November 2026 | 06:14

DPRD Dukung Roadshow Pramono Anung ke 44 Kecamatan

Kamis, 05 November 2026 | 06:04

Mengenal Listyo Sigit, Eks Kapolri yang Jadi Raja Oknum

Kamis, 05 November 2026 | 05:57

Penyadapan Presiden Prabowo Bukan Kasus Biasa

Kamis, 05 November 2026 | 05:43

BPOM Buka Suara soal Vape Mengandung Obat Bius Etomidat dan Ketamin

Kamis, 05 November 2026 | 05:10

Intelektualisme Pemuda Kunci Memperkuat Persatuan Bangsa

Kamis, 05 November 2026 | 04:44

Kasus Listyo Sigit Imbas Sistem UUD 2002 yang Memproduksi Kegaduhan

Kamis, 05 November 2026 | 04:26

PAM Jaya Raih Penghargaan Pembayar Pajak Terbesar di Jakpus

Kamis, 05 November 2026 | 04:22

MUI: Penyadapan Presiden Kategori Tajassus dan Berdosa

Kamis, 05 November 2026 | 04:08

Selengkapnya