Berita

Seorang pria melakukan aksi bakar diri di depan gedung pemerintah kota selatan Aqaba, Yordania/Net

Dunia

Pria Bakar Diri di Amman Diduga Akibat Hubungan Israel-Yordania

SABTU, 08 JUNI 2024 | 20:19 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Seorang pria melakukan aksi bakar diri di depan gedung pemerintah kota selatan Aqaba, Yordania pekan ini pada Kamis (6/6) waktu setempat.

Belum jelas motif dari aksi bakar diri itu. Namun, berdasarkan spekulasi yang beredar aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk bela Palestina, dan bentuk protes kepada pemerintah Yordania yang diduga mendukung Israel.

Seperti dikutip Middle East Monitor, Sabtu (8/6) pria itu membakar dirinya, sementara pasukan keamanan menembak untuk menghentikan aksinya.


Kemudian, ia dilarikan ke rumah sakit dan dinyatakan meninggal dunia. Saat ini kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan oleh otoritas terkait.

Sebagai informasi Yordania dan Israel telah menjalin hubungan diplomatik, politik dan ekonomi sejak 1994. Namun hubungan mereka memburuk seiring agresi Israel ke Palestina sejak Oktober lalu.

Putra Mahkota Yordania, Pangeran Hussein bin Abdullah, pernah mengecam Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang mencoba menyeret negaranya ke dalam konflik di kawasan, setelah gejolak antara Iran-Israel kian panas.

Meski demikian, Yordania diketahui juga sempat menjadi salah satu negara  yang membantu Israel menembak jatuh rudal, roket, dan pesawat tak berawak yang diluncurkan Iran dan sekutunya ke Israel pada April 2024 kemarin.

Bantuan tersebut membuat banyak pihak menganggap bahwa negara itu telah bersekutu dengan Tel Aviv.

Namun, para pejabat bersikeras mengatakan keterlibatan Yordania adalah untuk membela diri dan melindungi kedaulatan wilayah udaranya dari rudal yang diluncurkan Iran yang dianggap membahayakan warga dan keamanan negaranya.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

Trump Ancam Kenakan Tarif 25 Persen ke Delapan Negara Eropa

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:48

Arsitektur Hukum Pilkada Sudah Semakin Terlembaga

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:40

Serpihan Badan Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:08

Rekonstruksi Kontrol Yudisial atas Diskresi Penegak Hukum

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:00

KAI Commuter Rekayasa Pola Operasi Imbas Genangan di Kampung Bandan

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:51

Seluruh Sumber Daya Harus Dikerahkan Cari Pesawat ATR yang Hilang Kontak

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:45

Tujuh Kali Menang Pilpres, Museveni Lanjutkan Dominasi Kekuasaan di Uganda

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:20

Belasan RT dan Ruas Jalan di Jakarta Terendam Banjir

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:13

Ongkos Pilkada Langsung Tak Sebesar MBG

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:50

Delik Hukum Pandji Tak Perlu Dicari-cari

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:45

Selengkapnya