Berita

Rasyid Rajasa (kedua dari kiri) mengungkap alasan dirinya maju dalam Pilwalkot Palembang/Istimewa

Politik

Ini Alasan Rasyid Rajasa Maju Pilwalkot Palembang

SABTU, 08 JUNI 2024 | 02:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Putra bungsu mantan Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Rasyid Rajasa, menegaskan dirinya serius maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Palembang, November mendatang.

Dia juga mengungkapkan alasannya maju dalam kontestasi lima tahunan tersebut. Menurutnya, Palembang merupakan bagian dari kampung halamannya lantaran ayah dan ibunya lahir serta besar di Palembang.

Sehingga, dirinya ingin memberikan kontribusi bagi Palembang agar bisa lebih maju lagi.


"Dengan ilmu yang saya emban dari ITB dan Inggris, saya ingin memberikan kemajuan bagi kota Palembang ke depan. Saya berharap ini bukan silaturahmi terakhir, Insya Allah saya akan berkeliling bertemu warga," kata Rasyid, saat bersilaturahmi dengan kelompok pengajian Ponpes Ma'had Robbani sekaligus peletakan batu pertama pembangunan Asrama Ponpes di Kecamatan Kalidoni, Jumat (7/6).  

Ketua DPD PAN Kota Bandung ini pun mengaku senang bertemu dengan warga Palembang. Termasuk kelompok pengajian yang ada dan diberikan kesempatan meletakkan batu pertama pembangunan asrama.

"Madrasah ini masuk tahun ke-4. Harapannya bisa jadi garda terdepan bagi anak-anak untuk menjadi Hafiz Quran dan pemimpin di masa depan," ucap Rasyid didampingi Sekretaris DPW PAN Sumsel Joncik Muhammad, pengurus PAN Palembang, Ruspanda Karibullah, dan jajaran lainnya.

Disampaikan Rasyid, meski saat ini era digitalisasi namun pendidikan pondok pesantren tetap bagian terdepan dalam melahirkan calon pemimpin bangsa ke depan, sehingga perlu dukungan dari pemerintahan.

"Jika lihat dunia digitalisasi 4.0 muncul AI yang tidak bisa digantikan dunia pendidikan real, di mana dunia pendidikan seperti ini kunci kesuksesan negara kita. Tentunya harapan doa dan support-nya di mana saya punya niatan kontribusi kota tercinta, memajukan ekonomi, lapangan pekerjaan, dan UMKM di Palembang. Jadi mohon doanya, karena saya ada niatan ada maju kontestasi di Pilkada Palembang," katanya.

Sementara Pemimpin Ponpes Ma'had Robbani, Dr Doni Meilano menerangkan, pihaknya berharap calon pemimpin ke depan bisa memperhatikan pendidikan Ponpes yang ada, sehingga akan melahirkan pemimpin yang berkualitas.

"Ponpes ini sudah masuk tahun ketiga, 2 tahun SD dan SMP, dan tahun ketiga pengajian. Alhamdulillah sudah banyak yang bersilaturahmi ke sini. Rasyid diharapkan jika memimpin ke depan, kota Palembang lebih maju, dan makmur lagi bagi masyarakat," tandasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

UPDATE

Konflik Agraria di Program Lumbung Pangan

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:59

Riset Advokasi Harus Perjuangkan Kebutuhan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:36

Hati-hati! Pelemahan Rupiah Juga Bisa Hantam Warga Desa

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:19

Kebangkitan Diplomasi Korporat di Balik Pertemuan Trump-Xi

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:59

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir Tugu-Ngaliyan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:33

TNI AD Pastikan Penanganan Insiden Panhead Cafe Berjalan Transparan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:12

Mantan Pimpinan KPK Sebut Vonis Banding Luhur Ngawur

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:50

Jokowi-PSI Babak Belur Usai Serang JK Pakai Isu Agama

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:25

Pemkot Semarang Pastikan Penanganan Permanen di Jalan Citarum

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:10

Celios: Prabowo Kayaknya Perlu Dibriefing Ekonomi 101

Minggu, 17 Mei 2026 | 00:54

Selengkapnya