Berita

Walhi Sumsel menggelar aksi di de[an Kantor Pemprov Sumsel/RMOLSumsel

Nusantara

Walhi Sumsel Desak Pemprov Atasi Bencana Ekologis

JUMAT, 07 JUNI 2024 | 22:55 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

WALHI Sumatera Selatan mendesak agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel untuk mengatasi bencana ekologis yang semakin sering terjadi. Desakan ini mereka sampaikan mengingat belakangan banjir dan longsor terjadi.

“Sejak awal tahun hingga 5 Juni 2024, tercatat 77 kali kejadian banjir dan longsor di 9 kabupaten/kota, mengakibatkan 8 orang meninggal dan ribuan lainnya menderita serta mengungsi,” ujar Kepala Divisi Kampanye WALHI Sumsel, Febrian Putra Sopah seperti dilansir Kantor Berita Politik RMOLSumsel, Jumat (7/6)

Dalam pernyataan resmi yang didukung oleh berbagai organisasi mahasiswa, seperti Gemapala Wigwam FH UNSRI, MASOPALA UNSRI, Himpala Dharmapala Chakti Universitas  Palembang, Himpala Bahtera Buana Politeknik Negeri Sriwijaya, Green Student Movement, dan BEM Fakultas Ekonomi UNSRI, mereka mendesak Pemprov Sumsel untuk segera melakukan tindakan pencegahan terhadap bencana ekologis.


Mereka merekomendasikan pencabutan izin pertambangan batubara, perkebunan kelapa sawit, dan kebun kayu/HTI yang merusak lingkungan.

“Isu bencana ekologis harus menjadi landasan dalam visi dan misi calon kepala daerah yang akan bertarung dalam Pilkada 2024,” tegas WALHI dan koalisi mahasiswa.

Mereka berharap dengan adanya kesadaran dan tindakan nyata dari berbagai pihak, kondisi lingkungan hidup di Sumatera Selatan bisa membaik dan mengurangi risiko bencana di masa mendatang.

“Kami menekankan bahwa bencana tersebut merupakan akumulasi dari kerusakan lingkungan hidup akibat pemanasan global, perubahan bentang alam, dan kehilangan tutupan pohon serta hutan,” pungkasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya