Berita

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto/RMOL

Politik

Keluarkan Rekomendasi Nama-nama Cakada, PDIP Optimis Menang di Banyak Daerah

KAMIS, 06 JUNI 2024 | 20:35 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) optimis bakal menang di banyak daerah di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024, setelah mengeluarkan rekomendasi nama-nama pasangan calon kepala daerah (cakada).

Hal itu ditegaskan secara langsung oleh Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto saat menjawab awak media di Sekolah Partai DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Kamis (6/6/2024).

"Kami juga sudah keluarkan (rekomendasi) bahkan juga sudah dilakukan pelatihan-pelatihan. Jadi Pilkada terus caranya adalah daerah-daerah yang bisa maju sendiri kami prioritaskan," kata Hasto.


Dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V PDIP juga, kata dia, sudah memberikan arahan mengenai prioritas Partai untuk menghadapi Pilkada.

Namun, Hasto tidak menutup kemungkinan akan berkoalisi dengan partai politik (parpol) lain, apabila di daerah tertentu tidak memiliki kecukupan kursi mengusung pasangan cakada sendiri.

"Kemudian dalam Rakernas sudah dibahas daerah-daerah yang di bawah 10 persen. Itu kalau ada kader yang maju kita dorong untuk kerja sama politik," katanya.

"Dan kemudian, antara 11 sampai 19 persen itu juga didorong untuk segera membangun kerja sama dan melihat bahwa PDIP ini memiliki militansi tinggi dan juga dipercaya rakyat menang pemilu 3 kali berturut-turut," sambungnya.

Maka dengan modal penambahan kursi yang ada di DPRD tingkat kabupaten/kota, Hasto memastikan itu akan menjadi dasar dalam membangun kerja sama. Selain itu, dia memastikan PDIP juga sudah mencermati setidaknya 5 daerah strategis di Pilkada Serentak 2024.

"Beberapa daerah-daerah strategis dicermati kami sudah menyelesaikan ada sekitar 5 provinsi untuk level gubernur. Tapi daerah-daerah yang lain terus tiap minggu kami godok," demikian Hasto menambahkan.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Bakom RI Gandeng Homeless Media Perluas Komunikasi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:17

Bakom Rangkul Homeless Media, Komisi I DPR: Layak Diapresiasi tetapi Tetap Harus Diawasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12

Israel Kucurkan Rp126 Triliun demi Pulihkan Citra Global yang Kian Terpuruk

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:11

Teguh Santosa: Nuklir Jangan Dijadikan Alat Tawar Politik Global

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:55

AS-Iran di Ambang Kesepakatan Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:34

LHKPN Prabowo dan Anggota Kabinet Merah Putih Masih Tahap Verifikasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:22

Apa Itu Homeless Media Dan Mengapa Populer Di Era Digital Saat Ini

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

Tangguh di Level 7.117, IHSG Menguat 0,36 Persen di Sesi I

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

China dan Iran Gelar Pertemuan Penting Bahas Situasi Timur Tengah

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:46

Industri Film Bisa jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:15

Selengkapnya