Berita

Pendukung Timnas Indonesia kecewa Garuda kalah dari Irak di kandang sendiri/RMOL

Sepak Bola

Kalah di SUGBK, Indonesia Harus Menang Lawan Filipina

KAMIS, 06 JUNI 2024 | 19:47 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kekecewaan dirasakan ribuan pendukung Timnas Indonesia saat menyaksikan tim pujaan mereka dikalahkan Timnas Irak dengan 2 gol tanpa balas dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran kedua zona Asia, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Kamis petang (6/6).

Salah satunya yang dirasakan Wahyatun, yang datang jauh-jauh dari Solo untuk memberikan dukungan kepada Timnas Indonesia di SUGBK Jakarta.

"Saya datang jauh-jauh dari Solo, khusus nonton pertandingan ini. Saya kecewa," kata Wahyatun ketika berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL usai pertandingan di SUGBK, Kamis malam (6/6).


Ia menilai kiper Indonesia melakukan blunder sehingga memberi peluang bagi Irak untuk membobol gawangnya.

"Sebenarnya permainan babak pertama bagus, Indonesia menguasai. Tapi babak kedua enggak tahu nih permainan agak enggak imbang. Blundernya tadi di kiper dan keluarnya (kartu merah, red) Jordi Amat dari lapangan," tuturnya.

Dia pun berharap Indonesia bisa menang saat melawan Filipina pada Selasa, 11 Juni 2024, di SUGBK.

"Kita masih ada satu kesempatan melawan Filipina. Kita harus menang," tegasnya.

Senada, warga Kemayoran Jakarta bernama Febri juga kecewa lantaran Tim Garuda harus menelan kekalahan. Namun, dia berharap Indonesia mampu melumat Filipina di laga pamungkas Grup F zona Asia nanti.

"Kita masih ada harapan lawan Filipina, kita harus menang," teriak Febri menutup.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya