Berita

Presiden Joko Widodo saat meresmikan peletakan batu pertama (groundbreaking) kantor BTN di IKN pada Rabu, 5 Juni 2024/Setneg RI

Bisnis

BTN Rogoh Kocek Rp113 Miliar untuk Bangun Kantor di IKN, Ditargetkan Rampung 2026

KAMIS, 06 JUNI 2024 | 18:26 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

PT Bank Tabungan Negara Tbk secara resmi melakukan peletakan batu pertama atau groundbreaking gedung perkantoran di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada Rabu (5/6).

Gedung tersebut yang diperkirakan menghabiskan kocek hingga Rp113 miliar dibangun di atas lahan 9.000 meter persegi dan ditargetkan rampung pada 2026 mendatang.

Direktur Utama BTN Nixon L. P. Napitupulu dalam pernyataannya mengatakan bahwa kehadiran gedung BTN diharap dapat mendukung ketersediaan layanan perbankan di ibu kota baru tersebut, sekaligus sebagai bentuk dukungan perusahaannya terhadap pembangunan IKN.


"Gedung BTN di Nusantara akan menjadi simbol transformasi perbankan kami, dengan fokus pada inovasi digital dan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat," kata Nixon, dikutip Kamis (6/6).

Nixon menjelaskan, gedung baru BTN di Nusantara akan dibangun dengan konsep ‘Housing and Beyond’ yang menyatu dengan alam, yang nantinya bakal menjadi pusat perdagangan dan jasa yang mencakup berbagai layanan, seperti kantor cabang, layanan perbankan elektronik, co-working space, kafe internal, dan ruang terbuka hijau.

BTN, kata Nixon juga membuka peluang kerja sama dengan kontraktor dan pelaku usaha di sektor pembangunan untuk menyediakan berbagai layanan perbankan seperti bank garansi, SCF, SKBDN, dan kredit modal kerja.

Selain itu, BTN juga disebut akan mendukung pengembangan UMKM untuk ekspansi bisnis di daerah setempat.

"Gedung BTN di Nusantara direncanakan akan beroperasi pada tahun 2026. Kami berharap dapat memperluas pangsa pasar KPR, serta memberikan dukungan pembiayaan properti dan modal kerja bagi pelaku usaha di IKN," tuturnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya