Berita

Titik Nol Kilometer Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara/Net

Politik

Investor IKN Hanya Dongeng!

KAMIS, 06 JUNI 2024 | 11:12 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Dua petinggi Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara yang mengundurkan diri diyakini sebagai bentuk bahwa proyek kebanggaan Presiden Joko Widodo sejak awal sarat masalah dan terlalu dipaksakan.

Hal itu disampaikan komunikolog politik dan hukum nasional, Tamil Selvan alias Kang Tamil menanggapi mundurnya Bambang Susantono dari jabatan Kepala Otorita IKN, dan Dhony Rajajoe dari jabatan Wakil Kepala Otorita IKN secara bersamaan.

Menurut Kang Tamil, dalam teori politik, tidak mungkin seorang pejabat negara mundur jika tidak ada masalah pada dirinya atau jabatan yang diembannya bermasalah.


"Sejak awal kita melihat bahwa IKN ini penuh dengan masalah dan sangat dipaksakan oleh Jokowi. Saya sejak awal sudah memberikan kajian panjang lebar bahkan mengajak siapa saja yang mendukung IKN untuk berdebat," kata Kang Tamil kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (6/6).

Mundurnya kedua pejabat tersebut, kata akademisi Universitas Dian Nusantara ini, menjadi simbol bahwa mereka tidak mau IKN menjadi baru sandungan yang membuat buruk reputasi politik mereka.

"Bisa dari faktor investor yang hanya dongeng semata, bisa dari faktor PNS yang lebih memilih mundur dari pada harus pindah ke IKN," kata Kang Tamil.

"Bisa juga kondisi air bersih yang dijadikan kambing hitam para pejabat, padahal memang para elite itu juga enggan untuk pindah ke IKN," sambungnya.

Kang Tamil menilai, meskipun IKN sudah resmi menjadi UU, akan tetapi UU bukan kitab suci yang tidak bisa diubah.

"Pemerintah harus realistis terhadap IKN, jadikan saja sebagai salah satu Istana Presiden, dan destinasi wisata, saya kira itu lebih bermanfaat dari pada 'ngotot' dijadikan sebagai Ibu Kota Negara," pungkas Kang Tamil.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya