Berita

Putri mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL), Indira Chunda Thita Syahrul/RMOL

Politik

Putri SYL Akui Organisasi Sayap Nasdem Jalankan Program Kementan Sebagai Distributor

RABU, 05 JUNI 2024 | 16:41 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Putri mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL), Indira Chunda Thita Syahrul mengakui bahwa organisasi sayap Partai Nasdem yang dipimpinnya menjalankan beberapa program Kementerian Pertanian (Kementan).

Hal itu diakui langsung Thita yang juga diketahui Wakil Bendahara Umum (Wabendum) DPP Partai Nasdem, saat menjadi saksi di luar berkas perkara dugaan korupsi yang menjerat SYL di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (5/6).

Thita yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Garnita Malahayati, organisasi sayap Nasdem itu mengaku sudah menjadi Ketum Garnita sejak 2020.


Hakim Anggota, Ida Ayu Mustikawati mempertanyakan yang telah dilakukan Thita dengan mengatasnamakan Nasdem. Thita mengaku bahwa Garnita Malahayati Nasdem menjalankan program dari Kementan.

"Menjalankan program Kementerian Pertanian, Garnita sebagai penyalur atau distribusi program Kementan, yang disalurkan untuk masyarakat," kata Thita.

Thita pun mengakui bahwa Garnita Malahayati memiliki kerja sama dengan Kementan sebagai penyalur sembako, telor, hingga sapi kurban ke masyarakat.

"Saudara selaku ketua organisasi Garnita adalah sayap Nasdem ya. Apakah diperkenankan, dibebaskan, diizinkan melakukan kegiatan seperti itu tanpa sepengetahuan dari DPP?" tanya Hakim Ida.

"Kami sayap dari Partai Nasdem, kami berdiri sendiri yang mulia, otonomi sendiri, AD ART sendiri. Dan kami hanya melaporkan seluruh kegiatan kami kepada Ketua Dewan Pembina kami Garnita Malahayati," jelas Thita.

Thita pun mengaku bahwa pihaknya tidak meminta izin terlebih dahulu kepada DPP Nasdem saat melakukan kegiatan penyaluran program dari Kementan. Bahkan katanya, kerja sama dengan Kementan hanya dalam bentuk lisan, tidak ada kerja sama di atas kertas.

"Lisan? bagaimana kerja sama sebegitu besar itu hanya lisan," heran Hakim Ida.

Thita menerangkan, bahwa dirinya mengetahui ada program dari Kementan berasal dari Sekretaris Jenderal (Sekjen) Garnita Malahayati, Joice Triatman.

"Joice di perintah, melaksanakan perintah saudari. Jadi saudari yang memerintahkan ada kegiatan ini hubungi Pak Menteri. Lalu Joice lah yang menemui Pak Menteri?" tanya Hakim Ida.

"Tidak Yang Mulia. Sudah matang di Sekjen Garnita, baru disampaikan ke saya," jawab Thita.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya