Berita

Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi rapat kerja bersama Komisi I DPR RI, Rabu (5/6)/Repro

Dunia

Laporan Menlu Retno atas Kondisi Terkini Palestina

RABU, 05 JUNI 2024 | 16:33 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kondisi terkini Palestina menjadi bahan laporan Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi dalam rapat kerja bersama Komisi I DPR RI di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (6/6).

"Kami ingin sampaikan dua hal utama. Pertama adalah situasi Palestina, khususnya Gaza dan Rafah. Kedua, adalah bagaimana diplomasi Indonesia dijalankan untuk membela keadilan dan kemanusiaan sesuai amanah konstitusi kita,” kata Retno Marsudi.

Kepada Komisi I DPR RI, Menlu Retno menyebut kondisi Palestina sangat buruk imbas serangan dari Israel. Di tengah kekacauan tersebut, tidak ada perbaikan signifikan.  


Confirmed situasi semakin memburuk. Saya ingin menunjukkan beberapa foto yang menggambarkan betapa buruknya situasi Gaza saat ini,” kata Retno saat mempersiapkan gambar situasi terkini Palestina.

Ia mengurai sejak 7 Oktober lalu, lebih dari 2 juta orang terusir dari Gaza, baik dari wilayah utara hingga ke selatan hingga ke Gaza bagian utara.

“Dan Rafah menjadi target serangan Israel dengan alasan memburu tokoh-tokoh Hamas,” katanya.

Data menunjukkan, lebih dari 36.000 orang terbunuh, 15.000 di antaranya adalah anak-anak. Sebanyak 196 personel PBB juga dilaporkan terbunuh. Sementara 82.057 orang mengalami luka-luka dan ditemukan 10 kuburan massal.

Fasilitas pelayanan rumah sakit juga sangat minimal. Ditambah rumah sakit Indonesia di sana sudah tidak berfungsi sejak bulan November tahun 2023.

Bahkan organisasi PBB yang mengurus para pengungsi Palestina, yakni UNRWA terus diperlemah secara sistematis dengan adanya isu staf UNRWA terlibat serangan pada 7 Oktober lalu.

“Dan tanpa menunggu adanya investigasi, beberapa negara sempat membekukan bantuan ke UNRWA. Baru setelah investigasi dan hasilnya tidak terbukti, beberapa negara telah menghidupkan kembali bantuannya untuk UNRWA,” tutupnya.


Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Febrie Adriansyah Resmi Ajukan Gugatan Praperadilan ke PN Jaksel

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:27

Menko Polkam: Aktivitas Masyarakat Tetap Normal, Pasar dan Mal Ramai

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:26

Gelombang Reshuffle Berlanjut, Zelensky Pecat Dubes Ukraina untuk AS

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:22

Harga Garam Brebes Anjlok saat Panen Raya

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:16

Kelakuan SPPG di Ketapang: Rumah Wartawan Dikepung, Istrinya Diintimidasi

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:02

Situasi di Dalam Negeri Sangat-sangat Mantap

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:52

Laba Tergerus, Saham Lufthansa Anjlok 8 Persen

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:51

Kepemilikan Aset Tak Wajar Jadi Indikator Awal Pencucian Uang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:40

Api Membakar Lahan, Seorang Ayah Tak Pernah Pulang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:31

Koperasi Merah Putih Dinilai Jadi Penentu Implementasi Pasal 33 UUD 1945

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya