Berita

Perdana Menteri India Narendra Modi tiba di markas besar Partai Bharatiya Janata (BJP) di New Delhi, India, pada Selasa, 4 Juni/Net

Dunia

Resmi, Aliansi PM Modi Raih Mayoritas Kursi di Pemilu India

RABU, 05 JUNI 2024 | 11:34 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Koalisi Aliansi Demokratik Nasional (NDA) yang dipimpin oleh Partai Perdana Menteri Narendra Modi  Partai Bharatiya Janata (BJP) resmi memenangkan pemilihan umum India pada Selasa (4/6).

Hasil resmi dari Komisi Pemilihan Umum India menunjukkan NDA memenangkan 286 kursi, lebih banyak dari 272 kursi yang dibutuhkan untuk mendapatkan mayoritas di parlemen.

Modi menyatakan kemenangan di hadapan para pendukungnya, seraya mengatakan bahwa rakyat India telah memberikan kepercayaan yang begitu besar kepada partainya dan koalisi Aliansi Demokratik Nasional (NDA).


“Kemenangan hari ini adalah kemenangan negara demokrasi terbesar di dunia,” kata Modi kepada massa di markas besar partainya, seperti dimuat New Zeland Herald.

Kendati demikian, kali ini Partai BJP yang dipimpin Modi untuk pertama kalinya tidak mendapatkan mayoritas sendiri dengan hanya memperoleh 240 kursi, jauh lebih sedikit dari rekor 303 kursi yang dimenangkannya pada pemilu tahun 2019.

Direktur Program Asia Selatan di Carnegie Endowment for International Peace, Milan Vaishnav mengatakan hasil tersebut berarti Modi akan membutuhkan dukungan dari partai-partai lain dalam koalisinya untuk bisa kembali menjabat.

"BJP mungkin akan sangat bergantung pada niat baik sekutu-sekutunya, yang membuat mereka menjadi pemain penting yang kita perkirakan akan mengambil alih kekuasaan," ujarnya.

Menghadapi penurunan dukungan terhadap BJP yang mengejutkan, koalisi oposisi mengklaim bahwa mereka juga meraih kemenangan dan hasil pemilu tahun ini merupakan kerugian moral dan politik bagi Modi.

“Ini adalah kemenangan publik dan kemenangan bagi demokrasi,” kata presiden partai Kongres Mallikarjun Kharga kepada wartawan.

Meski kalah, koalisi oposisi INDIA memenangkan 225 kursi dan memimpin dalam lima kursi lainnya yang belum ditentukan pada Rabu pagi (5/6).

Kemenangan Modi merupakan kedua kalinya seorang pemimpin India mempertahankan kekuasaannya untuk masa jabatan ketiga setelah Jawaharlal Nehru, perdana menteri pertama negara itu.

Ucapan selamat untuk Modi datang dari para pemimpin negara-negara regional termasuk negara tetangga Nepal dan Bhutan, sementara Gedung Putih memuji India atas “proses demokrasi yang dinamis”.

Dalam 10 tahun masa kekuasaannya, Modi telah mengubah lanskap politik India, membawa nasionalisme Hindu, yang pernah menjadi ideologi pinggiran di India.

Para pendukungnya memandangnya sebagai pemimpin yang kuat dan mandiri yang telah meningkatkan posisi India di dunia.

Sementara para pengkritik dan penentangnya mengatakan bahwa politik yang menganut paham Hindu pertama telah melahirkan intoleransi, sementara perekonomian, salah satu negara dengan pertumbuhan tercepat di dunia, menjadi semakin tidak setara.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Sandy Rio Kuahaty Nakhodai GAMKI Jakut 2026-2029

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:26

Bawaslu Dorong Transformasi Digital dari Administrasi ke Pengawasan Berbasis Risiko

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:23

Kementerian HAM Perluas Akses Pendidikan Tak Hanya untuk ASN

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:14

Reformasi Kelistrikan Penting untuk Capai Ekonomi 8 Persen

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:01

Menkop Kukuhkan Yudi Azis sebagai Rektor IKOPIN Periode 2026–2031

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:44

Bahas Keamanan hingga Lapangan Kerja

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:42

Meracik Horor Komedi di Film Ghosthing, Ini Pandangan Peter Surya Wijaya

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:41

Tanggapi Survei Celios, Gibran Janji Kerja Lebih Baik

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:35

Mantan Pj Gubernur Sulsel Bantah Cawe-cawe Pengadaan Bibit Nanas

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:31

APBD DKI 2027 Diusulkan Rp82,89 Triliun, Naik 4,18 Persen

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:20

Selengkapnya