Berita

Kaesang Pangarep dan Anies Baswedan/Net

Politik

Bakal Maju Pilgub Jakarta, Kaesang Buka Peluang Duet dengan Anies?

SELASA, 04 JUNI 2024 | 21:11 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jakarta 2024 bakal diikuti Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep. Bahkan, putra bungsu Presiden Joko Widodo itu membuka peluang berduet dengan petahana Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Direktur Eksekutif Sentral Politika Subiran Paridamos menilai, seloroh Kaesang dalam satu momen beberapa waktu lalu membuka peluang berduet dengan Anies.

"Kaesang berseloroh jika maju di Pilkada Jakarta mau berpasangan dengan Anies, hanya saja Aniesnya mau atau tidak kata dia. Secara komunikasi politik, apa yang disampaikan Kaesang itu realistis dan punya argumentasi politiknya," ujar Subiran kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (4/6).


Dia menjelaskan, dari segi elektoral Kaesang punya PSI yang memperoleh 8 kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta.

"PSI memiliki 8 kursi di DPRD Jakarta, artinya rekomendasinya pasti menentukan pencalonan Gubernur dan Wakil gubernur di Pilkada Jakarta ke depan. Ketika partainya sendiri mengusung ketua umumnya tentu adalah hal yang wajar, termasuk jika punya proposal pengajuan duet dengan Anies Baswedan," tuturnya.

"PSI sudah punya modal 8 kursi, tinggal butuh 12 kursi lagi dari partai koalisi yg lain untuk bisa mengusung duet Anies dan KAESANG ini. Apalagi jika sekiranya PKS dan Nasdem tiba-tiba setuju dengan proposal duet Anies-Kaesang, tentu semakin nyatalah duet ini," sambung lulusan S2 Komunikasi Politik Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) itu.

Lebih lanjut, sosok yang kerap disapa Biran itu memperkirakan komposisi Anies-Kaesang punya dampak positif bagi perpolitikan lokal Jakarta dan termasuk nasional.

"Duet Anies-Kaesang juga memiliki banyak dampak positif, yakni rekonsiliasi politik antara gerbong Anies dan gerbong Jokowi plus Prabowo pasca Pilpres 2024 dan pasca Pilkada Jakarta 2017 lalu, demikian Biran menambahkan.


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya