Berita

Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi di acara Public Lecture Menlu RI: Diplomasi Indonesia untuk Palestina' di Balai Senat UGM, Sleman, Senin, Juni 2024/Repro

Dunia

Prabowo Siap Rawat 1.000 Warga Palestina, Ini Respon Menlu RI

SENIN, 03 JUNI 2024 | 14:13 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi merespon pernyataan presiden terpilih sekaligus Menteri Pertahanan Prabowo Subianto tentang kesiapan Indonesia merawat 1.000 warga Palestina yang terluka.

Retno menjelaskan bahwa proses untuk membantu warga Palestina yang sakit keluar dari Gaza masih terus dilakukan dan tentunya akan memakan waktu lama.

"Ya ini kan intinya sedang dipersiapkan semua. Persiapan seperti itu kan biasanya memerlukan waktu yang lama karena pertanyaan pertama bagaimana mereka bisa keluar dari Gaza dan sebagainya," ungkapnya di acara Public Lecture Menlu RI: Diplomasi Indonesia untuk Palestina di Balai Senat UGM, Sleman, Senin (3/6).


Lebih lanjut, Menlu mengatakan bahwa pelaksanaan program perawatan 1.000 pasien Palestina di RS Indonesia itu baru bisa terealisasi di masa kepemimpinan Prabowo.

"Jadi pada saat pelaksanaannya memang di bawah pemerintahan Pak Presiden terpilih tapi kita terus koordinasi," ujar Retno.

Meski begitu, Retno menegaskan Indonesia dalam posisi terus meningkatkan bantuan kemanusiaan kepada Palestina.

"Intinya adalah bahwa Indonesia berkomitmen untuk terus meningkatkan bantuan kemanusiaan. Itu intinya," tegasnya.

Di forum International Institute for Strategic Studies (IISS) Shangri-La Dialogue 2024 di Hotel Shangri-La, Singapura, Sabtu (1/6), Prabowo menyampaikan dukungan penuh Indonesia kepada rakyat dan kemerdekaan Palestina.

Prabowo menegaskan bahwa Indonesia siap mengirim pasukan keamanan jika diperlukan dan diminta oleh PBB. Dia juga menyatakan kesiapan Indonesia untuk mengirimkan tenaga medis dan mengevakuasi warga Palestina ke RS Indonesia.

"Indonesia juga sangat bersedia mengevakuasi dan merawat warga Palestina yang terluka dan yang membutuhkan perawatan di rumah sakit Indonesia. Kami bersedia mengevakuasi hingga 1.000 pasien dalam waktu dekat jika situasi memungkinkan," kata dia.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Bursa Asia Ambruk, Saham Teknologi Berguguran

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:30

Nasdaq Tertekan, Investor Wall Street Waspadai Inflasi AS

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:17

Bidik Pasar Modal, Dua BUMD DKI Konsultasikan Rencana IPO ke OJK

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:06

Delta Tunda Penerbangan ke Arab Saudi Usai Serangan Riyadh hingga 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:46

Logam Mulia Tertekan Dolar Jelang Rilis Inflasi Amerika Serikat

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:29

Pasar Eropa Hijau Didorong Saham Perbankan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:13

Drone Seeder Solusi Reklamasi Lahan Pascatambang, SOP Masih Digodok

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:56

Republik Konoha dan Krisis Ketiga

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:23

Olahan Sagu Inovasi TEP IPB University Ramaikan Festival Kali Maro IV Merauke

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:57

Ijazah bagi Kekuasaan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:27

Selengkapnya