Berita

Relawan Mas Gibran bersama para driver ojek online/Ist

Politik

Relawan Mas Gibran Berbagi Sembako, Makanan Bergizi dan Cukur Gratis

MINGGU, 02 JUNI 2024 | 20:50 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sebagai bagian dari langkah menuju Indonesia Emas 2045, relawan Mas Gibran menyadari pentingnya peran driver ojek online dalam perekonomian sehari-hari.

Sebab Relawan Mas Gibran membagikan Sembako berisi beras, minyak goreng, gula, dan bahan kebutuhan pokok untuk meringankan beban ekonomi para driver.

Selain itu, makanan bergizi juga disediakan, untuk memastikan para driver mendapat asupan nutrisi cukup untuk menunjang kesehatan dan kinerja mereka.


Berbagi makanan bergizi untuk driver ojek online dilaksanakan di beberapa titik, seperti Sunter Agung, Pademangan, dan Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Dimas Wahyu, salah satu driver ojek online mengungkapkan rasa syukurnya.

"Saya sangat berterima kasih, ini sangat membantu kami, mengisi tenaga kembali untuk bekerja dengan baik," katanya, lewat keterangan resmi, Minggu (2/6).

Relawan Mas Gibran juga membagikan bantuan Sembako untuk driver ojek online di 3 titik, salah satunya di sekitar Pasar Salak, Kota Depok. Bantuan diterima ratusan driver yang sedang melaksanakan tugas di jalan.

Selain memberikan Sembako dan makanan bergizi, relawan juga menyediakan layanan cukur rambut gratis. Layanan itu sangat membantu mereka menjaga penampilan, tanpa harus mengeluarkan biaya tambahan.

Menurut Sutris, salah satu driver, layanan cukur gratis sangat berarti baginya. "Menjaga penampilan penting bagi kami, kami merasa lebih percaya diri dan siap menjalani pekerjaan sehari-hari," katanya.

Kegiatan sosial yang dilakukan relawan Mas Gibran tidak hanya memberikan bantuan materi, tetapi juga dukungan moral dan semangat bagi para driver ojek online. Inisiatif itu sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045 yang fokus pada peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat.

Membagikan Sembako, makanan bergizi, dan menyediakan layanan cukur gratis bagi driver ojek online merupakan langkah konkret mendukung visi Indonesia Emas 2045.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya