Berita

Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia, Saiful Anam/Ist

Politik

Beri Kesempatan Pansel Capim KPK Kerja, Jangan Pesimistis

MINGGU, 02 JUNI 2024 | 15:34 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Semua pihak diminta memberikan dukungan dan kepercayaan penuh kepada panitia seleksi calon pimpinan (Pansel Capim) dan Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang telah ditunjuk Presiden Joko Widodo.

Menurut Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia, Saiful Anam, semua pihak harus memberi waktu kepada Pansel untuk bekerja, sama terlihat bagaimana kinerja mereka.

"Jangan spekulasi dengan memberi nada minor dan penilaian berlebihan, tanpa melihat kinerja. Kita harus memberi ruang untuk bekerja, baru memberi penilaian. Tanpa hasil tidak mungkin kita dapat menilai," kata Saiful, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (2/6).


Akademisi Universitas Sahid Jakarta itu juga melihat, Pansel saat ini masih bekerja dan masih on the track. Sehingga, semua pihak harus memberi kesempatan bekerja menjaring calon pimpinan KPK yang berkualitas.

Apalagi dari sisi komposisi telah merepresentasikan kalangan profesional yang penuh integritas.

"Semua pihak harus memberi dukungan dan kepercayaan penuh kepada Pansel, termasuk elemen-elemen tertentu yang selama ini cenderung pesimistis," pungkas Saiful.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Gol Dramatis Lautaro Martínez Bawa Argentina ke Final

Kamis, 16 Juli 2026 | 04:20

KPK Watch Dorong DPR Percepat Bahas RUU Perampasan Aset

Kamis, 16 Juli 2026 | 04:03

Klaster Asabri-Jiwasraya dari Suap, Gratifikasi, hingga Pencucian Uang

Kamis, 16 Juli 2026 | 03:30

Pecat Jaksa Agung ST Burhanuddin!

Kamis, 16 Juli 2026 | 03:08

Pemilu 2029 Inkonstitusional Jika UU Pemilu Tak Direvisi

Kamis, 16 Juli 2026 | 03:04

Gus Miftah Terima Uang Haram Rp100 Juta? Ah, Jangan Bercanda

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:40

Fahira Idris: Ancaman Bom Bukan Candaan!

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:08

Kasus Febrie Adriansyah Berpeluang Antiklimaks

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:00

Dominasi Agrinas di KDKMP Membahayakan Desa

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:00

Kejagung Bikin Dagelan Kasus Febrie Adriansyah

Kamis, 16 Juli 2026 | 01:18

Selengkapnya