Berita

Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam/Ist

Politik

Peredaran 109 Ton Emas Palsu Resahkan Rakyat

MINGGU, 02 JUNI 2024 | 12:37 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

DPR RI diminta memanggil pimpinan perusahaan tambang milik negara PT Antam untuk melakukan klarifikasi terkait adanya 109 ton emas palsu yang beredar di masyarakat.

Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam mengatakan, masyarakat resah dengan adanya informasi soal 109 ton emas palsu.

"Rakyat tentu membeli emas untuk investasi di masa depan. Sehingga dengan adanya pemberitaan emas palsu maka menimbulkan kecurigaan dan ketidak percayaan," kata Saiful kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (2/6).


Apalagi, kata akademisi Universitas Sahid Jakarta ini, jumlah dan kurun waktu adanya emas palsu itu sangat fantastis. Sehingga, DPR tidak boleh diam agar masyarakat mendapatkan klarifikasi langsung dari Antam.

"Jika DPR tidak bertindak, maka sama halnya melegalisasi adanya korupsi di dalam perusahaan tambang. Terlebih lagi isunya sangat serius yakni soal keaslian produk yang dijualnya," pungkas Saiful.




Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya