Berita

Jalur rel MRT di dekat Gedung Kejaksaan Agung RI/Net

Nusantara

MRT Jakarta: Kontraktor Hutama Karya Tanpa Koordinasi

SABTU, 01 JUNI 2024 | 14:19 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Proyek renovasi gedung Kejaksaan Agung RI yang dikerjakan PT Hutama Karya diklaim tanpa koordinasi dengan PT MRT Jakarta.

Hal tersebut ditegaskan Kepala Divisi Corporate Secretary PT MRT Jakarta (Perseroda) Ahmad Pratomo merespons klaim Hutama Karya yang berdalih pengerjaan proyek tersebut sudah terlebih dahulu berkoordinasi dengan pihak MRT.

“Berdasarkan informasi dari tim kami di lapangan, struktur crane dibangun di area insiden tanpa koordinasi terlebih dahulu dengan pihak MRT Jakarta," kata Ahmad Pratomo dalam keterangan resmi nya, Sabtu (1/6).


Saat ini, MRT belum bisa memastikan penyebab jatuhnya besi di ruas rel Stasiun Blok M BCA dan ASEAN hingga menimpa kabel listrik pada Kamis (30/5).

Pihak MRT juga menyinggung pernyataan Hutama Karya bahwa penyebab jatuhnya material proyek Gedung Jaksa Agung karena induksi elektromagnetik yang mengakibatkan crane mati.

"Itu merupakan respons terlalu dini dan masih perlu dibuktikan lebih lanjut, sebab berpotensi menimbulkan kegaduhan dan spekulasi yang tidak semestinya di masyarakat," kata Ahmad.

Pihak MRT pun saat ini sedang melakukan analisis terhadap dampak insiden, baik dari aspek bisnis, layanan, hingga infrastruktur sarana dan prasarana MRT.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

UPDATE

Nina Agustina Tinggalkan PDIP, lalu Gabung PSI

Kamis, 05 Maret 2026 | 16:10

KPK Panggil Pimpinan DPRD Madiun Ali Masngudi

Kamis, 05 Maret 2026 | 16:08

Bareskrim Serahkan Rp58 Miliar ke Negara Hasil Eksekusi Aset Judol

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:53

KPK Panggil Lima Orang terkait Korupsi Pemkab Lamteng, Siapa Saja?

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:26

Dua Pengacara S&P Law Office Dipanggil KPK

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:20

Legislator PKS: Bangsa yang Kuat Mampu Produksi Kebutuhan Pokok Sendiri

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:16

Perketat Pengawasan Transportasi Mudik

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:09

Evakuasi WNI dari Iran Harus Lewati Jalur Aman dari Serangan

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:02

BPKH Gelar Anugerah Jurnalistik 2026, Total Hadiah Rp120 Juta

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:01

TNI Tangani Terorisme Jadi Ancaman Kebebasan Sipil

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:00

Selengkapnya