Berita

Ilustrasi/Net

Tekno

Google Dirikan Pusat Data dan Layanan Cloud Pertama di Malaysia

JUMAT, 31 MEI 2024 | 18:28 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Raksasa teknologi Google akan menginvestasikan 2 miliar dolar AS (Rp32,4 triliun) untuk mengembangkan pusat data pertama dan penyimpanan Google Cloud di Malaysia.

Google dalam pernyataannya pada Kamis (30/5) mengatakan bahwa pusat data dan wilayah cloud akan berlokasi di Sime Darby Property's, Elmina Business Park di negara bagian Selangor tengah.

Dijelaskan Google, pusat data ini akan mendukung layanan termasuk Pencarian, Peta, dan Ruang Kerja, dan akan membantu memberikan layanan AI, sementara pusat cloud akan menawarkan layanan kepada perusahaan lokal dan organisasi sektor publik.


“Malaysia dan Google bermitra untuk memajukan kerja sama kami guna menciptakan ekosistem yang mendukung inovasi dan membuka potensi transformasi digital,” kata Chief Financial Officer Google Ruth Porat, seperti dikutip dari Reuters, Jumat (31/5).

Pemerintah Malaysia mengatakan investasi ini akan memajukan ambisi digital, dan kemampuan kecerdasan buatan (AI) serta teknologi canggih lainnya akan membantu industri lokal meningkatkan rantai nilai global.

Dengan populasi generasi muda yang melek teknologi sebanyak 670 juta jiwa, Asia Tenggara telah menarik banyak minat dan investasi dari raksasa teknologi termasuk Microsoft, Amazon, Nvidia dan Apple.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Pimpinan Baru OJK Perlu Perkuat Pengawasan Fintech Syariah

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:25

Barang Ilegal Lolos Lewat Blueray Cargo, Begini Alurnya

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:59

Legitimasi Adies Kadir sebagai Hakim MK Tidak Bisa Diganggu Gugat

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:36

Uang Dolar Hingga Emas Disita KPK dari OTT Pejabat Bea Cukai

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:18

Pemda Harus Gencar Sosialisasi Beasiswa Otsus untuk Anak Muda Papua

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:50

KPK Ultimatum Pemilik Blueray Cargo John Field Serahkan Diri

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:28

Ini Faktor Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV-2025

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:08

KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Pejabat Bea Cukai, 1 Masih Buron

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:45

Pengamat: Wibawa Negara Lahir dari Ketenangan Pemimpin

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:24

Selengkapnya