Berita

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto saat bertemu Menteri Keuangan Sri Mulyani pada 2022 lalu/Ist

Bisnis

Sri Mulyani dan Gugus Tugas Sinkronisasi Prabowo-Gibran Intens Komunikasi Selama Dua Bulan

JUMAT, 31 MEI 2024 | 18:20 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Tim Gugus Tugas Sinkronisasi Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka mengaku telah berkomunikasi intens dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani selama dua bulan terakhir ini.

Anggota Tim Bidang Keuangan Thomas Djiwandono mengatakan selama waktu tersebut sinkronisasi dengan Sri Mulyani sudah berjalan dengan baik.

"Kami sudah berhubungan secara intens mungkin dalam dua bulan terakhir, dan hari ini adalah formalisasi dari proses tersebut," katanya di Kantor Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Jakarta, Jumat (31/5).


Adapun sinkronisasi tersebut terkait dengan pembahasan transisi antara pemerintahan Presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin dengan Prabowo-Gibran.

Gugus itu, kata Thomas bertugas untuk mengikuti segala siklus APBN yang sedang berlangsung.

"Dengan prinsip kehati-hatian fiskal tadi. Itu saya rasa hal penting," sambungnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sri Mulyani sendiri mengatakan bahwa komunikasi itu membahas anggaran, termasuk RAPBN 2025.

"Jadi di dalam proses penyusunan RAPBN 2025 tentu diperlukan suatu komunikasi koordinasi dan sinkronisasi agar di dalam APBN 2025 bisa menampung berbagai aspirasi program-program baru," jelasnya.

Menurut bendahara negara itu, proses tersebut sangat intens dan menyangkut pengelolaan APBN, maka sinkronisasi, komunikasi, koordinasi menjadi sangat penting jelang transisi pemerintahan.

"Kami sangat berterima kasih menjadi institusi pertama yang dikunjungi Gugus Tugas Sinkronisasi. Sebab urgensi dari siklus anggaran jadi prioritas yang sangat penting," pungkas Sri Mulyani.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya