Berita

Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Tim Gugus Tugas Sinkronisasi Prabowo-Gibran bahas sinkronisasi RAPBN 2025/RMOL

Politik

SMI dan Tim Prabowo Bahas Sinkronisasi RAPBN 2025

JUMAT, 31 MEI 2024 | 16:40 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Sejumlah hal dibahas dalam pertemuan Tim Gugus Tugas Sinkronisasi Pemerintahan Prabowo-Gibran dan Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Jumat (31/5).

Salah satu yang disinggung adalah susunan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2025 untuk disinkronkan dengan program pemerintahan Prabowo-Gibran.

"Kementerian Keuangan memiliki tugas yang sangat penting, yaitu menyiapkan RAPBN 2025. Ini instrumen yang sangat penting bagi pemerintahan, termasuk pemerintahan di bawah Bapak Prabowo dan Gibran untuk menjalankan program-programnya," kata Sri Mulyani.


Ia berujar, dalam proses penyusunan RAPBN 2025, diperlukan komunikasi, koordinasi, dan sinkronisasi dari sejumlah pihak.

Dengan begitu, APBN 2025 bisa menampung aspirasi program-program baru dengan tetap menjaga prinsip-prinsip kehati-hatian, kredibilitas, dan confidence dari berbagai stakeholder.

Komunikasi dan sinkronisasi juga perlu dilakukan agar program pemerintah baru bisa dijalankan dengan baik.

"Ini adalah tujuan yang sangat baik. Minggu lalu saya menyampaikan kebijakan ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal 2025 yang baru saja mendapatkan pandangan dari seluruh fraksi DPR," katanya.

Pada pekan depan, Kemenkeu juga akan memberikan tanggapan pandangan fraksi-fraksi di DPR terhadap Kebijakan Ekonomi Makro dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PKF) 2025.

"Itu semuanya nanti akan dirangkum menjadi nota keuangan RAPBN 2025, yang akan disampaikan oleh Bapak Presiden Jokowi," katanya.

"Karena prosesnya begitu intens dan ini menyangkut pengelolaan APBN yang begitu sangat penting, maka sinkronisasi komunikasi dan koordinasi menjadi sangat penting," tutupnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Irjen Slamet Uliandi Tersangka Keempat Kasus Penyadapan Telepon Prabowo

Jumat, 06 November 2026 | 02:03

Dzulfikar dan Fuji Abdul Tekankan Intelektualisme Pemuda untuk Pengabdian Bangsa

Jumat, 06 November 2026 | 01:31

Pramono Bertahap Menata Parkir Liar hingga Fasilitas Tanah Abang

Jumat, 06 November 2026 | 01:17

Kalau Hasil Labfor Polri Diragukan, Siapa Lagi yang Mau Dipegang?

Jumat, 06 November 2026 | 01:05

Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan

Jumat, 06 November 2026 | 00:32

PPKK Perkuat Pengamanan Kawasan Kemayoran

Jumat, 06 November 2026 | 00:17

Tunjukkan Ijazah di Pengadilan Belum Tentu Akhiri Polemik

Jumat, 06 November 2026 | 00:08

Listyo Sigit Cs Pakai Mesin Sadap Seharga Rp212 Miliar

Kamis, 05 November 2026 | 23:39

Gratis Masuk Ancol Bulan November, Cek Caranya

Kamis, 05 November 2026 | 23:12

Jokowi Menolak Ijazah Diuji Ulang, Pengamat: Apa karena Kapolri sudah Diganti?

Kamis, 05 November 2026 | 23:01

Selengkapnya