Berita

Praktisi hukum Saor Siagian/Repro

Hukum

Praktisi Ingatkan Public Trust Kejagung Tinggi

JUMAT, 31 MEI 2024 | 12:06 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Serangkaian peristiwa terkesan menyudutkan Kejaksaan Agung dinilai tidak lepas dari imbas kinerja Korps Adhyaksa yang dipercaya publik menangani kasus rasuah.

Mulai dari penguntitan Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah hingga upaya pelaporan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Kita harus objektif (menilai) bagaimana kinerja Jaksa Agung saat ini. Dari tiga lembaga penegak hukum sekarang, yang paling dipercaya (publik) saat ini adalah Kejaksaan Agung," kata praktisi hukum Saor Siagian dalam program Indonesia Lawyer Club sebagaimana dikutip Jumat (31/5).


Kejagung, dalam beberapa tahun terakhir gencar membongkar skandal korupsi jumbo. Hal ini membuat kepercayaan publik meningkat kepada Kejagung.

"Itu survei dan betul (hasil) kerja-kerja mereka memberantas korupsi, betul-betul megakorupsi," jelas Saor.

Merujuk salah satu lembaga survei Indikator Politik Indonesia, kinerja Kejagung memang lebih banyak mendapat kepercayaan publik lebih baik dibanding lembaga hukum lain.

Pada survei Indikator periode April 2024, Kejagung dipercaya publik dengan persentase hingga 74,7 persen. Posisi selanjutnya ada Mahkamah Konstitusi (MK) dengan 72,5 persen, Pengadilan 71,1 persen, Polri 70,6 persen, dan KPK 62,1 persen.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya