Berita

Menparekraf Sandiaga Uno pada acara Gelar Melayu Serumpun di Istana Maimun Medan/Ist

Nusantara

Sandiaga Uno: Gemes 7 Masuk Even Terbaik Nusantara

KAMIS, 30 MEI 2024 | 22:43 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengapresiasi kembali dilaksanakannya kegiatan Gelar Melayu Serumpun (Gemes) ke 7 di Kota Medan. Ia mengatakan, Gemes ke-7 tahun 2024 ini kembali masuk menjadi deretan event terbaik nusantara, yang masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) untuk ke tiga kalinya.

"Saya apresiasi kepada Pemprov Sumut, Pemko Medan dan Kesultanan Deli, yang menjadi tuan rumah, karena kolaborasinya menghadirkan kekayaan budaya Melayu, bukan hanya di Sumut, tetapi di seluruh wilayah nusantara. Sehingga berhak mendapatkan penghargaan KEN," katanya, usai membuka Gemes ke-7 tahun 2024 di Halaman Istana Maimun, Medan, Kamis (30/5).

Sandiago juga berharap, kegiatan ini bisa menjadi pemicu geliat ekonomi parawisata dan UMKM, sehingga bisa membuka peluang usaha dan lapangan pekerjaan.


Sementara itu, Walikota Medan Muhammad  Bobby Afif Nasution mengatakan kegiatan ini bukan hanya tentang  pakaian dan bukan hanya tentang musik tradisional, tetapi budaya Melayu yang mencakup nilai-nilai filosofi kehidupan dari generasi kegenerasi.

"Budaya Melayu bukan hanya tentang seni dan budaya, namun budaya Melayu mengajarkan nilai-nilai kolaborasi, hormat menghormati, khususnya kepada orang tua dan kebijaksanaan dalam berbicara, karena itu Pemko Medan sangat bangga melaksanakan Gerlaran Melayu Serumpun untuk ke-7 kalinya," katanya

Sultan Deli ke-14 Tuanku Mahmud Lamantjiji Perkasa Alam mengatakan, pelaksanaan Gemes bisa terus dilaksanakan, karena peran Melayu sebagai perekat dalam bingkai keharmonisan. Dia juga  mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dareah, yang telah melaksanakan kegiatan ini dan mendoakan kegiatan yang berlangsung 29 Mei sampai 1 Juni ini, memberikan keberkahan kepada Kota Medan dan Provinsi Sumut.

Gemes 7 diikuti perwakilan dari beberapa negara peserta seperti Malaysia, Singapura, Thailand dan India. Turut hadir Konjen negara sahabat, Datuk Bandar Majlis Bandaraya Kuantan (MBK) Malaysia Dato Razihan Bin Adzharudin.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya