Berita

Teguh Santosa (dua dari kiri) bersama Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) setelah diberi mandat untuk mendampingi Bobby Nasution di Pilkada Sumut 2024/Ist

Politik

PILKADA SUMUT 2024

Mahasiswa Sumut di Jakarta Dukung Duet Bobby-Teguh

KAMIS, 30 MEI 2024 | 19:44 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Peta politik jelang Pemilihan Kepala Daerah Sumatera Utara (Pilkada Sumut) mulai menghangat dengan kemunculan kandidat yang sudah mendaftarkan diri ke partai politik, mulai dari Bobby Nasution, Edy Rahmayadi, hingga Musa Rajekshah untuk mengincar posisi Gubernur Sumut.

Dari sederet tokoh bakal Cagub Sumut, Partai Demokrat juga telah menugaskan wartawan senior sekaligus akademisi, Teguh Santosa untuk mendampingi Bobby Nasution di Pilkada Sumut.

Penugasan ini pun disambut positif oleh kalangan intelektual asal Sumut yang menimba ilmu di Ibukota. Salah satunya dari Komite Mahasiswa Rantau Sumut-Jakarta yang menilai duet Bobby-Teguh sangat cocok bagi pembangunan Sumut ke depan.


"Penugasan Teguh Santosa mendampingi Bobby Nasution adalah keputusan tepat. Sebab keduanya memiliki visi dan misi yang sama untuk membangun Sumut yang lebih baik," ujar Ketum KMRS Jakarta, Raja Rambe dalam keterangannya, Kamis (30/5).

Penilaian KMRS, Bobby Nasution sebagai Walikota Medan sudah berhasil memajukan daerah yang dipimpinnya sebagai kota pintar di dunia, bahkan menempati peringkat ke-112.

Kinerja apik Bobby ini makin lengkap dengan pengalaman Teguh yang juga pernah menjadi bagian dari staf Khusus Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan memiliki perhatian lebih terhadap pembangunan di tanah kelahirannya.

"Ini adalah perpaduan dua tokoh yang dapat memberikan kemajuan dan kesejahteraan terhadap warga Sumut," ujar Raja Rambe.

Melihat rekam jejak keduanya, Komite Mahasiswa Rantau Sumut-Jakarta pun mengajak seluruh lapisan masyarakat Sumut untuk mendukung dan menyukseskan Pilkada Sumut dengan aman dan damai.

"Kami juga mengajak masyarakat sukseskan Bobby-Teguh demi kemajuan Sumut lebih sejahtera," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya