Berita

Presiden Brasil, Luiz Inacio Lula da Silva/Net

Dunia

Usai Dimaki Israel, Dubes Brasil Ditarik Pulang ke Negaranya

KAMIS, 30 MEI 2024 | 10:26 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Ketegangan hubungan diplomatik semakin meningkat setelah Brasil menarik duta besarnya dari Israel.

Sumber diplomatik yang dikutip AFP pada Kamis (30/5), menyebut penarikan Duta Besar Brasil Frederico Meyer terjadi setelah penghinaan yang didapatkannya dari pejabat Israel.

Diceritakan bahwa Meyer diminta untuk menghadiri pertemuan di pusat peringatan Holocaust Yad Vashem di Yerusalem. Di sana, Meyer ditegur secara terbuka dalam bahasa Ibrani tanpa kehadiran penerjemah.


"Penghinaan yang dialami Meyer berkontribusi pada penarikan permanennya," ungkap sumber tersebut.

Sumber menambahkan bahwa Meyer tidak akan kembali ke Israel dan tidak ada rencana segera untuk menggantikannya.

Presiden Luiz Inacio Lula da Silva telah menunjuk Meyer sebagai wakil Brazil pada Konferensi Perlucutan Senjata PBB di Jenewa, menurut kantor berita resmi hari Rabu (29/5).

Brasil sekarang akan diwakili di Israel oleh diplomat Fabio Farias.

Kementerian luar negeri Israel mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka belum menerima pemberitahuan resmi mengenai masalah ini.

"Farias akan dipanggil ke kementerian luar negeri besok untuk pertemuan mengenai masalah ini," kata kementerian tersebut.

Perang Gaza yang telah berlangsung hampir delapan bulan ini telah memperburuk hubungan diplomatik Israel dengan beberapa negara, termasuk Brazil.

Presiden Lula Februari lalu menuduh pemerintah Israel melakukan genosida dan mendukung upaya Afrika Selatan menyeret Tel Aviv ke Mahkamah Internasional (ICJ).

Israel bereaksi dengan marah dan menyatakan pemimpin Brasil itu persona non grata, atau orang yang ditolak masuk ke wilayah Tel Aviv.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Si Jago Tua yang Dilupakan

Senin, 31 Agustus 2026 | 04:40

UPDATE

Jaksa Agung: Ini Saatnya, Badai Harus Berlalu

Rabu, 02 September 2026 | 22:09

Dugaan Pelanggaran Etik, Perwira Polri Dilaporkan ke Propam

Rabu, 02 September 2026 | 21:49

BPOM Butuh Anggaran Rp2,4 Triliun, Rp509 Miliar Khusus Kawal MBG

Rabu, 02 September 2026 | 21:21

DPR Minta Pelaku Pembakaran Hutan Dihukum Mati

Rabu, 02 September 2026 | 21:04

Halmahera Tengah Diguncang Gempa, Belasan Rumah dan Faskes Rusak

Rabu, 02 September 2026 | 20:45

Polri Ujung Tombak Demokrasi dalam Aksi 27 Agustus

Rabu, 02 September 2026 | 20:22

Keluarga Indonesia Diajak Siapkan Warisan Bermakna

Rabu, 02 September 2026 | 19:46

Dari Rival Menjadi Sekutu: Strategi Othello Prabowo

Rabu, 02 September 2026 | 19:30

Siswa Tak Libur di Tengah Kabut Asap, Kadisdik Kalteng Diminta Tak Asal Ambil Keputusan

Rabu, 02 September 2026 | 19:23

Indonesia Tak Bisa Akal-akali Alokasi Jemaah Haji dari Arab Saudi

Rabu, 02 September 2026 | 19:17

Selengkapnya