Berita

Penyanyi dangdut Nayunda Nabila Nizrinah/RMOL

Hukum

Pedangdut Nayunda Akui Terima Berbagai Aset Hingga Kue Ulang Tahun dari SYL

RABU, 29 MEI 2024 | 22:48 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Penyanyi dangdut, Nayunda Nabila Nizrinah mengaku menerima berbagai aset hingga kue ulang tahun dari mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo yang dananya berasal dari Kementerian Pertanian (Kementan).

Hal itu diungkapkan langsung Nayunda saat menjadi saksi dalam persidangan kasus dugaan korupsi berupa pemerasan terhadap pejabat Kementan dengan terdakwa SYL di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Rabu (29/5).

Nayunda mengatakan, selain uang gaji buta sebesar Rp45 juta karena hanya bekerja selama 2 hari namun digaji selama 1 tahun, dirinya juga pernah meminta tolong kepada SYL untuk membayar uang cicilan apartemen sebesar Rp29,4 juta perbulan.


"Kalau fasilitas tidak ada sih pak, cuma saya pernah minta tolong langsung menteri, untuk bayaran cicilan apartemen sih pak saat itu," kata Nayunda menjawab pertanyaan Ketua Majelis Hakim, Rianto Adam Pontoh soal aliran uang.

Selain itu kata Nayunda, dia juga pernah diberikan uang sebesar Rp20 juta dari mantan Direktur Alsintan Kementan, Muhammad Hatta sebesar Rp20 juta sebagai uang nyanyi.

Kemudian, Nayunda juga mengaku pernah diberikan tas merek Balenciaga warna hitam dan juga kali emas dari SYL melalui Hatta.

Tidak hanya itu, Nayunda juga pernah menerima uang sebesar Rp24,5 juta dari SYL melalui mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementan, Kasdi Subagyono.

"Tiba-tiba saja dikirimin bukti transferan. Makasih Pak Kasdi gitu. Terus katanya 'makasih sama bapak (SYL)', oh iya makasih pak, saya nggak tanya langsung lebih lanjut sih pak. Kayanya pribadi pak, soalnya atas nama Pak Kasdi. Tapi Pak Kasdi bilang itu arahan dari Pak Syahrul," terang Nayunda.

Tidak hanya itu kata Nayunda, dirinya juga pernah diberikan uang oleh SYL melalui Panji Hartanto selaku mantan ajudan SYL. Di mana, Nayunda mengaku menerima uang sebesar Rp20 juta sebagai uang THR dan uang saku, dan uang Rp20 juta sebagai uang nyanyi.

Akan tetapi, Panji sendiri mengaku pernah memberikan uang sebanyak 4 kali dengan cara transfer maupun uang cash.

Kemudian, Nayunda juga mengaku pernah diberikan tas merek Balenciaga warna silver dari anaknya SYL bernama Indira Chunda Thita Syahrul Limpo.

Selanjutnya, Nayunda juga membenarkan bahwa dirinya pernah diberikan bunga dan kue ulang tahun dari SYL.

"Oh iya pak pernah (diberikan bunga dan kue ulang tahun). Itu waktu pertengahan 2021. Jadi saya masih ajang Rising Star. Pas pulang ke tempat karantina, tiba-tiba sudah ada kue sama bunga itu saja. Besokkannya (konfirmasi ke SYL) pak. Terimakasih, katanya 'selamat ulang tahun Bi', gitu aja," ungkap Nayunda menjawab pertanyaan Jaksa.

Selain itu, Nayunda juga pernah menerima uang sebesar Rp30 juta sebagai uang nyanyi dari Kabag Rumah Tangga, Arif Sofyan. Nayunda juga diberikan uang Rp3,5 juta dari Thita.

Nayunda juga mengaku pernah diberikan uang dalam bentuk mata uang asing dolar AS dari cucunya SYL bernama Andi Tenri Bilang Radisyah Melati alias Bibie.

"Pernah pak, Bu Thita pernah Rp3,5 juta waktu saya mendampingi beliau ke Bali. Kalau Bibie pernah US itu 500. Saya yang minta sih pak, karena saat itu memang lagi gak ada pemasukan, sedangkan saya lagi ada cicilan uang. Saya ngomong, bi lagi gak ada duit nih, kebetulan lagi nemenin dia golf," terang Nayunda.

Tak hanya itu, Nayunda mengaku juga pernah diberikan uang saku sebesar Rp28,5 juta dari SYL.

"Itu di saat makan di kasih uang saku aja pulang pak," tuturnya.

Selanjutnya, selain diberikan kalung emas, Nayunda juga menerima cincin dari SYL. Akan tetapi, Nayunda baru ingat pemberian ini ketika ditanyakan oleh Jaksa dan ditunjukkan bukti percakapan chat dengan SYL.

"Mohon maaf pak saya lupa. Pernah (diberikan cincin oleh SYL). Saya juga baru ingat mohon maaf," pungkas Nayunda.


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya