Berita

Bendahara Umum DPP Partai Nasdem, Ahmad Sahroni/RMOL

Hukum

Ahmad Sahroni Batal Dihadirkan Jaksa KPK dalam Sidang SYL

RABU, 29 MEI 2024 | 15:04 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) batal menghadirkan Bendahara Umum (Bendum) DPP Partai Nasdem, Ahmad Sahroni dalam persidangan kasus dugaan korupsi berupa pemerasan terhadap pejabat Kementerian Pertanian (Kementan), Rabu (29/5).

Hal itu disampaikan langsung Jaksa KPK, Mayer Simanjuntak menjelang sidang lanjutan dengan terdakwa mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) yang akan berlangsung di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat pada pukul 15.00 WIB.

Jaksa Mayer mengatakan, dalam sidang sebelumnya, Majelis Hakim menyampaikan agar tim JPU KPK menghadirkan saksi-saksi yang ada Berita Acara Pemeriksaan (BAP) di dalam berkas terlebih dahulu. Bahkan, Majelis Hakim meminta agar JPU hanya menghadirkan 4 orang saksi pada hari ini karena masih ada saksi sebelumnya yang belum selesai.


"Oleh karena itu kami sebagai tim Jaksa Penuntut Umum sudah memilah dan berdiskusi, saksi mana yang ada di dalam BAP berkas perkara untuk kami hadirkan lebih dahulu," kata Jaksa Mayer kepada wartawan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (29/5).

Keempat saksi yang akan dihadirkan pada sidang hari ini, yakni penyanyi dangdut Nayunda Nabila Nizrinah, Yuli Yudiyani Wahyuningsih selaku Analisis Kesehatan Klinik Utama, Biro Umum dan Pengadaan Kementerian Pertanian (Kementan), Oky Anwar Djunaidi selaku supir pada Subbagian Rumah Tangga Pimpinan, Biro Umum dan Pengadaan Kementan, dan Nur Habibah Al Majid selaku ibu rumah tangga.

"Mengenai Pak Ahmad Sahroni dapat kami sampaikan, minggu depan kita masih punya jadwal untuk menghadirkan saksi-saksi. Berdasarkan timeline kami, minggu depan sudah kemungkinan besar habis saksi dalam berkas, oleh karena itu kami bisa memanggil saksi-saksi yang di luar berkas," jelas Jaksa Mayer.

Jaksa Mayer mengungkapkan, pihaknya akan menghadirkan 2 orang saksi penting yang di luar berkas perkara. Keduanya adalah, Ahmad Sahroni dan Indira Chunda Thita Syahrul Limpo yang merupakan putri terdakwa SYL.

"Oleh karena itu, nanti kita bisa simak bersama di minggu depan, mudah-mudahan persidangan hari ini tidak tertunda lagi, karena penundaan inilah yang membuat ada beberapa timeline perubahan," pungkasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Malaysia Fair 2026 Jadi Ajang Perluasan Pasar Medical Tourism di Indonesia

Jumat, 05 Juni 2026 | 18:12

CFD Rasuna Said Kembali Digelar, Ini Lokasi Parkir dan Rute Transportasi Umumnya

Jumat, 05 Juni 2026 | 18:10

Begini Spek Bangunan SPPG di Daerah 3T yang Dibangun Kementerian PU

Jumat, 05 Juni 2026 | 17:47

Sambut Nanik Deyang, APJI Minta Juknis Dapur MBG Dibenahi

Jumat, 05 Juni 2026 | 17:01

Menteri PU Rampungkan 222 SPPG di Daerah 3T

Jumat, 05 Juni 2026 | 16:48

KPK Panggil Motivator Ary Ginanjar Agustian di Kasus Gratifikasi IUP Kukar

Jumat, 05 Juni 2026 | 16:45

Akulaku Finance Dukung Proses Hukum pada Tindakan Kecurangan

Jumat, 05 Juni 2026 | 16:36

Mubes Kosgoro 1957: Berkas La Ode Beres, Sari Yuliati Belum Bayar Administrasi

Jumat, 05 Juni 2026 | 16:18

Awas Kolesterol Naik! Ini 5 Tips Sehat Mengolah Daging Kurban ala Ahli Gizi UNS

Jumat, 05 Juni 2026 | 15:57

AS Buka Jalur untuk 36 Kapal Bantuan Kemanusiaan di Selat Hormuz

Jumat, 05 Juni 2026 | 15:33

Selengkapnya